Akurat

Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang di Seluruh Dunia

Mukodah | 11 Mei 2025, 21:04 WIB
Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang di Seluruh Dunia

AKURAT.CO Paus Leo XIV menyerukan penghentian perang di seluruh muka bumi ketika memimpin misa Minggu di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Dalam pidato yang disampaikan di hadapan umat, Paus Leo XIV mengulang seruan perdamaian yang sering disampaikan pendahulunya, Paus Fransiskus.

"Saya juga memohon kepada para pemimpin dunia dengan mengulang pesan yang selalu relevan. Jangan pernah lagi perang," kata Paus Leo XIV, dikutip dari Vatican News.

Baca Juga: Komisi I DPR Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Pembelaan terhadap Palestina

Paus Leo XIV mengenang tragedi Perang Dunia II yang berakhir 80 tahun lalu, dengan mengakibatkan 60 juta korban jiwa.

"Saya turut merasakan penderitaan rakyat Ukraina yang terkasih. Semoga setiap upaya dilakukan untuk mencapai perdamaian sejati, adil dan abadi sesegera mungkin. Semoga semua tahanan dibebaskan dan semoga anak-anak dikembalikan ke keluarga mereka," jelasnya.

Paus asal Amerika Serikat itu juga mengungkapkan kesedihannya atas bencana kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina, yang dipicu serangan Israel terhadap kelompok pejuang Hamas.

Baca Juga: Paus Leo XIV Pribadi yang Membumi dan Dekat dengan Umat

"Semoga pertempuran segera dihentikan. Semoga bantuan kemanusiaan diberikan kepada penduduk sipil yang terdampak, dan semoga semua sandera dibebaskan," katanya.

Dengan penuh harapan, Paus Leo XIV menyambut pengumuman gencatan senjata antara India dan Pakistan, yang tercapai pada Sabtu (10/5/2025).

"Saya berharap melalui negosiasi yang akan datang, kesepakatan yang langgeng dapat segera dicapai," harapnya.

Baca Juga: Menag Nasaruddin Harap Paus Leo XIV Lanjutkan Komitmen Lintas Iman Paus Fransiskus

Menutup ceramahnya, Paus Leo XIV mengajak seluruh umat berdoa kepada Maria Sang Ratu Damai dan memohon mukjizat perdamaian kepada Tuhan Yesus.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK