Akurat

Konflik Lebanon-Israel Memuncak, Hampir 700 Tewas

Petrus C. Vianney | 29 September 2024, 11:50 WIB
Konflik Lebanon-Israel Memuncak, Hampir 700 Tewas

AKURAT.CO Hampir 700 orang dilaporkan tewas di Lebanon dalam seminggu terakhir akibat serangan Israel yang terus berlanjut. Sejak awal minggu ini, puluhan ribu warga Lebanon melarikan diri ke Suriah saat Israel membombardir target-target militan Hizbullah.

Menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi, lebih dari 200.000 orang telah mengungsi di Lebanon sejak Hizbullah mulai menembakkan roket ke Israel utara untuk mendukung Hamas.

Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan total 1.540 kematian, dengan hampir setengahnya terjadi dalam seminggu terakhir akibat serangan udara Israel yang menghancurkan sebagian wilayah Lebanon.

Israel mengklaim telah meningkatkan serangannya untuk menghilangkan kapasitas militer Hizbullah, dengan pejabatnya memperingatkan akan kemungkinan melakukan serangan serupa seperti di Gaza jika serangan dari Hizbullah tidak berhenti.

Dikutip dari Euronews.com, Jumat (27/9/2024), kebakaran yang berasal dari Lebanon terus berlanjut, dengan laporan luka-luka akibat pecahan peluru.

Sementara itu, serangan udara Israel di Suriah dilaporkan menewaskan lima tentara Suriah dan melukai satu lainnya.

Amerika Serikat, Prancis dan sekutu-sekutu lainnya telah menyerukan gencatan senjata selama 21 hari, yang disambut baik oleh Menteri Luar Negeri Lebanon.

Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa serangan terhadap Hizbullah akan terus dilakukan dengan kekuatan penuh.

Israel juga terlihat mengerahkan kendaraan militer dan tank ke perbatasan utara, dengan panggilan untuk mobilisasi tentara cadangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.