Akurat Logo

Profil Shaun King, Aktivis AS Pembela Palestina yang Resmi Masuk Islam

Rahmat Ghafur | 11 Maret 2024, 23:28 WIB
Profil Shaun King, Aktivis AS Pembela Palestina yang Resmi Masuk Islam

AKURAT.CO Nama Shaun King sedang menjadi perbincangan netizen setelah dirinya dan keluarga resmi memeluk agama Islam pada Senin (11/3/2024) waktu lokal Amerika Serikat.

Shaun King dikenal sebagai aktivis AS yang membela Palestina dalam konflik Palestina-Israel. Dengan demikian, sosoknya sudah tidak asing lagi di mata masyarakat.

Saat membaca kalimat syahadat, Shaun King dibantu oleh aktivis Muslim AS, Omar Suleiman. Kabar bahagia ini pertama kali dibagikan oleh sesama aktivis, Khaled Beydoun melalui unggahan di akun Instagramnya.

Baca Juga: Palestina Menamai Sebuah Jalan dengan Aaron Bushnell sebagai Bentuk Penghormatan kepada Sang Militer

Tentu saja, kabar Shaun King mualaf ramai diperbincangkan karena mereka sangat dekat dengan kaum minoritas di AS. Selain itu, ia juga vokal dalam membela Palestina meskipun negaranya sendiri lebih mendukung kepada Israel.

Tak berselang lama, Shaun juga membagikan kabar bahwa dirinya sudah masuk islam pada awal bulan Ramadhan, Ia pun meminta doa kepada sesama muslim agar dikuatkan dan bisa melalui bulan suci ini.

"Saya dan istri saya baru saja pulang ke rumah setelah salat magrib di masjid kami di daerah Dallas, Texas, di mana kami bersama-sama mengucapkan Syahadat dan masuk Islam untuk memulai bulan Ramadhan, ” ujarnya dalam pernyataan resmi di media sosial.

"Itu adalah hari yang indah, kuat, dan bermakna bagi kami yang tidak akan pernah kami lupakan," sambungnya.

Lantas, siapakah sosok Shaun King yang sedang ramai menjadi perbincangan usai memeluk agama Islam? Simak informasinya berikut ini.

Profil Shaun King

Jeffery Shaun King lahir di Kentucky, Amerika Serikat pada 17 September 1979. Ia merupakan seorang penulis sekaligus aktivis AS yang membela Palestina agar terbebas dari tindakan kekejaman yang dilakukan oleh Israel.

Selama hidupnya, Shaun King kerap kali mendapatkan perlakuan rasis dari masyarakat sekitar sehingga mendorongnya untuk menjadi seorang aktivis.

Awalnya, Shaun King ikut terjun dalam dunia jurnalisme dan mendapatkan kepercayaan sebagai kontributor berita di beberapa platform pemberitaan seperti Daily Kos, New York Daily News, dan The Young Turks, yang secara intensif membahas isu-isu sosial.

Tentu saja, ia harus ikut terjun ke dalam isu-isu sosial sehingga ia bergabung dalam gerakan Black Lives Matter.

Black Lives Matter merupakan suatu inisiatif sosial yang bertujuan untuk memastikan bahwa kehidupan individu dengan kulit hitam di Amerika Serikat tidak terpengaruh oleh diskriminasi rasial.

Terlibat secara aktif dalam berbagai gerakan demi memperjuangkan keadilan sosial, membawa Shaun King menghadapi berbagai risiko yang harus dihadapinya. Salah satu contohnya adalah kehilangan akun Instagram.

Baca Juga: Miris, Warga Palestina Bersiap untuk Ramadhan di Tengah Bayang-bayang Perang Gaza

Shaun King telah menikah dengan Rai King pada 2001 dan telah dikaruniai 5 orang anak. Ia memiliki akun media sosial yaitu X dengan username @shaunking.

Di sisi lain, Shaun King sebelumnya pernah menjabat sebagai seorang pastor setelah memimpin beberapa aksi protes melawan kebrutalan polisi di Amerika pasca masa kuliahnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.