Ukraina Klaim Telah Menembak Jatuh Lagi Tiga Pesawat Tempur Rusia

AKURAT.CO Militer Ukraina mengatakan pada Kamis (29/2/2024) bahwa pihaknya telah menembak jatuh tiga pesawat pembom tempur Su-34 milik Rusia.
Hal tersebut lantas dikatakan sebagai keberhasilan terbaru yang dilaporkan terhadap serangan Angkatan Udara Rusia.
"Setelah operasi tempur yang sukses melawan musum pada malam tanggal 29 Februari, dua pesawan Rusia lainnya hancur di sektor Avdiivka dan Mariupol," kata Panglima Angkatan Daran Ukraina, Oleksandr Syrsyi.
Baca Juga: Miris, 104 Warga Gaza Terbunuh Oleh Serangan Israel Saat Menunggu Bantuan
Daerah Avdiivka yang terletak di Ukraina Timur telah jatuh ke tangan Rusia pada bulan ini setelah pertempuran panjang.
Sementara, Rusia mengambil kendali penuh atas Kota Pelabuhan Tenggara Mariupol sejak Mei 2022.
Sebelumnya pada pekan lalu, Militer Ukraina juga mengatakan bahwa Rusia telah kehilang enam pesawat tempur mereka dalam tiga hari.
Baca Juga: Bisa Meningkatkan Konsentrasi! Ini 8 Manfaat Mendengarkan Lagu Santai Saat Belajar
Sejak menerima sistem pertahanan yang baru dan canggih dari Barat, Militer Ukraina telah menimbulkan ancaman yang lebih besar terhadap sektor penerbangan Rusia di daerah dekat garis terdepan.
Meskipun baru-baru ini mereka mengalami kemunduran di medan perang timur.
Ukraina menuduh Rusia menyerang dan menargetkan warga sipil dengan menggunakan Su-34, khususnya di wilayah selatan Kherson.
Namun, Rusia membantah hal tersebut walaupun banyak warga sipil yang tewas dalam serangannya.
Baca Juga: Resmi, Bhayangkara FC Pecat Mario Gomez!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








