Akurat

Doa untuk Negeri agar Dijauhkan dari Perpecahan dan Kekacauan

Fajar Rizky Ramadhan | 31 Agustus 2025, 06:05 WIB
Doa untuk Negeri agar Dijauhkan dari Perpecahan dan Kekacauan

AKURAT.CO Dalam kehidupan berbangsa, stabilitas dan persatuan adalah kunci utama untuk menjaga keberlangsungan sebuah negeri.

Sejarah telah banyak mencatat bahwa perpecahan internal justru lebih berbahaya dibanding ancaman dari luar. Negeri yang besar sekalipun dapat runtuh hanya karena rakyatnya terjebak dalam konflik dan perselisihan yang tiada henti.

Oleh karena itu, doa menjadi senjata batin yang sangat penting untuk memohon kepada Allah agar bangsa ini dijauhkan dari perpecahan dan kekacauan.

Doa-doa dalam tradisi Islam bukan sekadar untaian kata, melainkan ikhtiar ruhani yang menyambungkan hati seorang hamba dengan Rabb-nya.

Dalam konteks kehidupan berbangsa, doa menjadi simbol kerendahan hati, pengakuan bahwa segala daya dan upaya manusia memiliki keterbatasan, dan hanya Allah yang Maha Kuasa mampu menjaga negeri dari keburukan.

Baca Juga: Doa untuk Negeri dalam Al-Qur'an, Agar Aman dan Dijauhkan dari Perpecahan

Salah satu doa yang bisa dipanjatkan agar negeri dijauhkan dari fitnah, perpecahan, dan kekacauan adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اجْعَلْ بَلَدَنَا بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًّا، سَخَّاءً رَخَاءً، وَأَعِذْهُ مِنَ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِ أَهْلِهِ، وَجَنِّبْهُمُ الشِّقَاقَ وَالنِّزَاعَ وَسُوءَ الْفِتَنِ، وَاجْمَعْ كَلِمَتَهُمْ عَلَى الْحَقِّ وَالْهُدَى.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah negeri kami negeri yang aman, tenteram, penuh kemurahan dan keberkahan. Lindungilah negeri ini dari segala fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Satukanlah hati penduduknya, jauhkanlah mereka dari perpecahan, pertengkaran, dan fitnah yang buruk. Satukanlah mereka dalam kebenaran dan petunjuk-Mu.

Doa ini mengandung makna mendalam bahwa keamanan negeri bukan hanya bergantung pada kekuatan militer atau ketegasan hukum, melainkan juga pada kerukunan hati masyarakatnya.

Persatuan adalah pondasi yang membuat sebuah bangsa kuat. Ketika hati masyarakat tercerai-berai, maka sebesar apa pun sumber daya yang dimiliki akan mudah dipatahkan.

Selain doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan untuk membaca doa perlindungan dari fitnah dan kekacauan, sebagaimana diajarkan oleh Rasulullah SAW:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْفِتَنِ، مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ.

Artinya: Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari fitnah, baik yang tampak maupun yang tersembunyi.

Doa ini sederhana tetapi sarat makna, menegaskan bahwa fitnah dapat merusak persaudaraan dan ketenangan masyarakat. Fitnah tidak hanya berupa berita bohong atau adu domba, tetapi juga segala bentuk ujian yang dapat menggoyahkan iman dan persatuan.

Dalam suasana bangsa yang menghadapi tantangan besar, doa semacam ini perlu terus dipanjatkan oleh setiap lapisan masyarakat. Doa bukanlah bentuk pelarian, melainkan kekuatan batin untuk mengokohkan tekad, menyatukan hati, dan menumbuhkan optimisme.

Apabila doa ini disertai dengan ikhtiar nyata berupa sikap saling menghormati, menjaga lisan, mengedepankan musyawarah, serta menghindari kebencian, maka doa akan menemukan pijakannya dalam realitas kehidupan sosial.

Baca Juga: Doa Istri untuk Suami yang Sedang Bekerja di Tempat yang Jauh

Pada akhirnya, menjaga negeri dari perpecahan bukan hanya tugas para pemimpin, tetapi kewajiban seluruh rakyat. Setiap individu memiliki peran untuk menahan diri dari ucapan dan tindakan yang dapat menyulut api pertikaian.

Dengan doa dan usaha bersama, insyaAllah negeri ini akan selalu berada dalam naungan rahmat Allah, terjaga dari kekacauan, serta tumbuh menjadi bangsa yang damai dan bermartabat.

Wallahu A'lam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.