Jelang 17 Agustus 2025, Ini Doa agar Indonesia Bebas dari Korupsi

AKURAT.CO Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025, seluruh rakyat bersiap menyambut momen bersejarah ini dengan penuh suka cita.
Namun, di tengah semangat merayakan kemerdekaan, bangsa ini masih menghadapi berbagai tantangan besar, salah satunya adalah korupsi yang merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi juga pengkhianatan terhadap amanah rakyat dan penghalang utama kemajuan. Ia menciptakan ketidakadilan, memperlebar jurang kemiskinan, dan mengikis kepercayaan publik kepada pemimpin.
Oleh karena itu, menyambut kemerdekaan tahun ini, doa menjadi salah satu ikhtiar moral yang dapat dilakukan seluruh rakyat Indonesia agar negeri ini terbebas dari budaya korupsi.
Baca Juga: 5 Doa untuk Indonesia Jelang HUT RI ke-80
Doa memiliki kekuatan membentuk kesadaran, menumbuhkan rasa takut kepada Allah SWT, serta menguatkan komitmen untuk menjauhi perbuatan zalim. Doa berikut dapat dibaca bersama dalam upacara, pengajian, atau momen refleksi kebangsaan:
اللّهُمَّ طَهِّرْ بَلَدَنَا إِنْدُونِيسِيَا مِنْ كُلِّ فَسَادٍ وَرِشْوَةٍ، وَاجْعَلْ قَادَتَهَا وَشَعْبَهَا مِنَ الصَّادِقِينَ الأَمَنَاءِ، وَارْزُقْنَا قُوَّةً لِقَهْرِ الظُّلْمِ وَإِقَامَةِ العَدْلِ، وَاحْفَظْنَا مِنَ الطَّمَعِ وَسُوْءِ الأَمَانَةِ.
Artinya: Ya Allah, sucikanlah negeri kami, Indonesia, dari segala bentuk korupsi dan suap. Jadikanlah para pemimpin dan rakyatnya termasuk golongan orang-orang yang jujur dan amanah. Anugerahkan kepada kami kekuatan untuk memberantas kezaliman dan menegakkan keadilan, serta lindungilah kami dari sifat tamak dan khianat terhadap amanah.
Membaca doa seperti ini bukan berarti berpangku tangan menunggu keajaiban. Doa harus diiringi dengan tindakan nyata, mulai dari menolak suap, melaporkan pelanggaran, hingga mendukung kebijakan yang memperkuat integritas. Setiap warga negara memiliki peran dalam memberantas korupsi, sekecil apa pun itu.
Baca Juga: Doa Menyambut Acara 17 Agustus 1945, Penuh Makna dan Hikmah
Memasuki usia kemerdekaan ke-80, sudah saatnya Indonesia benar-benar merdeka, tidak hanya dari penjajahan fisik, tetapi juga dari penjajahan moral yang bernama korupsi. Semoga doa dan usaha kita bersama dapat menghadirkan negeri yang bersih, berkeadilan, dan diridai oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









