Rutinkan Doa-doa Mustajab Ini untuk Keselamatan Dunia dan Akhirat
Eko Krisyanto | 22 Juli 2025, 14:35 WIB

AKURAT.CO Ingin meraih kebaikan di dunia dan akhirat, serta merasakan kelimpahan rezeki? Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada umatnya pentingnya berdoa.
Salah satu amalan paling mudah untuk memperoleh keselamatan, rezeki, dan rahmat Allah SWT adalah dengan senantiasa memanjatkan doa.
Berdoa bukan hanya sekadar permohonan, melainkan juga bentuk adab, kesopanan, dan pengakuan kita akan kebesaran Allah SWT.
Umat Islam dianjurkan untuk selalu berdoa dalam setiap aktivitas, khususnya doa-doa yang memohon keselamatan, rezeki, dan ampunan.
KH Imam Zarkasyi, dalam karyanya Fiqih Jilid 1 tentang Syahadat, Thaharah, dan Shalat, menjelaskan beberapa doa penting terkait hal ini.
Berikut adalah doa yang dapat kita rutinkan:
1. Doa Memohon Keselamatan Dunia dan Akhirat, Kesehatan, Ilmu, Rezeki, Taubat, Rahmat, dan Ampunan
اَللهُمَّ اِنَّا نَسْئَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ. اَللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِىْ سَكَرَاتِ الْمَوْTِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Artinya: “Ya Allah, kami memohon kepada-Mu akan keselamatan agama, kesehatan badan, bertambahnya ilmu, berkahnya rezeki, mendapatkan taubat sebelum mati, mendapat rahmat ketika mati, mendapat ampunan sesudah mati. Dan ringankanlah kiranya dalam sakaratul-maut, dan selamatkanlah kiranya dari selimut neraka, dan dapatkanlah kami ampunan pada hari hisab (perhitungan).”
2. Doa Memohon Ketabahan dan Kemenangan
Doa ini mengajarkan kita untuk selalu memohon kekuatan dan keteguhan iman dalam menghadapi berbagai cobaan, serta pertolongan Allah dalam setiap perjuangan:
رَبَّنَا أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ
“Rabbana-ghfir alaina shabran wa tsabbit aqdaamana wanshurna ala-qaumil-kaafirin.”
Artinya: “Ya Tuhan kami, tumpahkanlah kiranya ketabahan pada kami, tetapkanlah kiranya pendirian kami, dan menangkanlah kami atas orang-orang yang kafir.’’
3. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat, Serta Perlindungan dari Neraka
Doa singkat namun padat makna ini merupakan permohonan yang meliputi seluruh aspek kehidupan, baik di dunia maupun di akhirat:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu agar dimasukkan ke surga dan aku berlindung kepada-Mu dari neraka.” (HR. Abu Dawud, no. 792 dan Ibnu Majah).
Buya H Muhammad Alfis dalam Indeks Hadits dan Syarah menjelaskan bahwa doa adalah senjata bagi orang beriman.
Setiap manusia memiliki kebutuhan, dan seyogianya kita memohon kepada Allah SWT agar segala keinginan terpenuhi.
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ ذَا سَاَ لَـكَ عِبَا دِيْ عَنِّيْ فَاِ نِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّا عِ اِذَا دَعَا نِ ۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
wa izaa sa-alaka 'ibaadii 'annii fa innii qoriib, ujiibu da'watad-daa'i izaa da'aani falyastajiibuu lii walyu-minuu bii la'allahum yarsyuduun.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka memperoleh kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 186)
Dalam hadis juga menegaskan kembali pentingnya memohon keselamatan di dunia dan akhirat:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ الْعَافِيَةَ فِى لدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu 'afiat (keselamatan/dijauhkan dari malapetaka) di dunia dan akhirat”. (Shahih: HR. Ahmad l/209, al-Bukhari no.276, dan at-Tirmidzi no.3514).
Itulah beberapa doa pilihan yang dapat kita rutinkan dalam keseharian untuk meraih keselamatan, keberkahan rezeki, dan kebaikan di dunia maupun akhirat.
Dengan istiqomah dalam memanjatkan doa-doa ini, insyaAllah kita akan senantiasa dalam lindungan dan rahmat-Nya.
Wallahu a'lam bish-shawab, Nun wal-qalami wa ma yasturun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









