Doa Setelah Shalat Witir, Agar Dilindungi dari Segala Bentuk Hal Negatif yang Berpotensi Menyerang Anda

AKURAT.CO Shalat Witir adalah salah satu bentuk ibadah shalat sunnah yang dilakukan pada malam hari setelah shalat isya. Shalat ini terdiri dari jumlah rakaat yang ganjil, seperti 1, 3, 5, 7, atau lebih, dan dilakukan tanpa keselipan salam di antara rakaat-rakaatnya. Shalat Witir dianjurkan sebagai amalan yang baik dalam Islam.
Shalat Witir juga memiliki keutamaan khusus dalam Islam, dianggap sebagai shalat penutup malam yang bisa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Beberapa hadis mencatat anjuran Rasulullah SAW untuk melaksanakan shalat Witir, serta memberikan petunjuk mengenai cara pelaksanaannya.
Umumnya, Shalat Witir dilakukan setelah shalat Isya, tetapi bisa juga dikerjakan pada malam hari sebelum waktu Fajr. Selain itu, ada beberapa doa yang dapat dibaca pada saat rukuk dan sujud dalam Shalat Witir, menambah kekhususan shalat tersebut dalam praktik keagamaan.
Baca Juga: Sering Terbangun Sebab Mimpi Buruk, Ini Anjuran Islam untuk Menghindari Hal Tersebut
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa pada saat shalat witir membaca surat Al A’laa, surat Al Kafirun, dan surat Al Ikhlas. Kemudian setelah salam beliau mengucapkan:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (٣x)
Subhanal malikil qudduusi. (3x)
Artinya; Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan
Dibaca sebanyak tiga kali dan beliau mengeraskan suara pada bacaan ketiga. (HR. Ahmad dan An Nasa-i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian membaca doa di akhir witirnya,
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لاَ أُحْصِى ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Allahumma innii audzubiridhaka min sakhathika wa bi mua’fatika min ‘uquubatika wa a’udzubika minka laa uhshii tsana an ‘alayka anta kamaa atsnayta ‘alaa nafsika.
Baca Juga: 3 Amalan Malam Tahun Baru, Bukan Menyalakan Petasan Atau Hura-hura yang Tak Bermanfaat
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung dengan keridhaan-Mu dari kemarahan-Mu, dan dengan kesalamatan-Mu dari hukuman-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian dan sanjungan kepada-Mu, Engkau adalah sebagaimana yang Engkau sanjukan kepada diri-Mu sendiri” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An Nasa-i dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








