Doa Terhindar dari Perbuatan Maksiat, Muslim Wajib Tahu

AKURAT.CO Maksiat merupakan segala bentuk perbuatan yang melanggar perintah Allah SWT dan Rasul-Nya.
Maksiat dapat berupa perbuatan yang bersifat fisik, seperti zina, mencuri, dan berjudi, maupun perbuatan yang bersifat non-fisik, seperti sombong, iri hati, dan dengki.
Baca Juga: Doa Penangkal Dari Maksiat Dan Zina, Khusus Bagi Yang Tak Kuat Iman!
Setiap muslim wajib menjauhi perbuatan maksiat. Hal ini karena maksiat dapat membawa dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat.
Maksiat dapat menyebabkan seseorang terjerumus ke dalam kehinaan, kesengsaraan, dan bahkan kehancuran.
Berikut doa yang dapat dipanjatkan agar terhindar dari perbuatan maksiat, yang wajib diketahui seluruh umat Muslim.
Dikutip dari NU Online, terdapat doa yang dapat dibaca sebagai bagian dari ikhtiar untuk menjauhi maksiat tersebut.
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْئَلُكَ التَوْبَةَ وَدَوَامَهَا وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ المَعْصِيَةِ وَأَسْبَابِهَا وَذَكِّرْنَا بِالخَوْفِ مِنْكَ قَبْلَ هُجُومِ خَطَرَاتِهَا، وَاحْمِلْهُ عَلَى النَّجَاةِ مِنْهَا وَمِنْ التَّفَكُّرِ فِي طَرَائِقِهَا وَامْحُ مِنْ قُلُوبِنَا حَلَاوَةَ مَا اجْتَبَيْنَاهُ مِنْهَا، وَاسْتَبْدِلْهَا بِالكَرَاهَةِ لَهَا وَالطَّمَعِ لِمَا هُوَ بِضِدِّهَا
Allāhumma innā nas’alukat taubata wa dawāmahā, wa na‘ūdzu bika minal ma‘shiyati wa asbābihā, wa dzakkirnā bil khaufi mina qabla hujūmi khatharātihā, wahmilhu alān najāti minhā wa minat tafakkuri fī tharā’iqihā, wamhu min qulūinā halāwata majtabaināhu minhā, wastabdilhā bil karāhati lahā wat thama‘I li mā huwa bi dhiddihā.
Artinya: Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat (Perukunan Melayu, ikhtisar dari karya Syekh M Arsyad Banjar, [Jakarta, Al-Aidarus: tanpa tahun], halaman 100).
Baca Juga: Waspada! Bahaya Maksiat dan Cara Mencegahnya
Doa ini dimulai dengan permohonan maaf dan tekad yang kuat untuk tetap lurus di jalan yang benar. Di dalamnya terdapat harapan agar Allah menghilangkan godaan dosa dari hati serta menjauhkan dari segala hal yang dapat mengganggu kebenaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








