Gunakan EgyptAir, Yaa Latif dan Saba Tour Berangkatkan 200 Jamaah Umroh Plus Mesir

AKURAT.CO Agen perjalanan haji dan umroh, Yaa Latif dan Saba Tour mengawali pergantian Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dengan membawa 200 jamaah umroh plus wisata sejarah ke Kairo.
Pemberangkatan yang dilakukan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta di awali dengan kegiatan makan malam bersama dan manasik ibadah umroh dilakukan pada pukul 20.00 WIB dan jamaah bertolak ke Mesir pukul 00.50 WIB dan tiba di Cairo, Mesir pada pukul 07.50 waktu Mesir.
"Hari ini adalah momen yang sangat istimewa sekali karena enggak semua orang bisa menjadi tamunya Allah," ujar Amartia Elkasaas selaku pemilik dari Yaa Latif dan Saba Tour di Hotel Anara Bandara Soekarno Hatta, Selasa (1/7/2025) malam.
Baca Juga: KPK Dipersilakan Usut Temuan Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Sebelum menuju Madinah dan Mekkah, para jamaah akan menghabiskan waktu satu hari di Kairo, Mesir.
Meski sempat ramai akan konflik, namun pihak Yaa Latif dan Saba Tour memastikan jika nantinya perjalanan akan lancar.
"Pastinya ada rasa khawatir dari para jamaah, karna mendapat info dari berbagai sosial media. Tapi alhamdulillahnya kami dapat mengomunikasikan dengan baik, kepada para jamaah, dengan adanya statement resmi dari GSA EgyptAir," ungkap Hana Diviyah selaku Umroh Consultant Yaa Latif dan Saba Tour.
"Jadi kita punya tim khusus di Mesir yang memang mengetahui bagaimana kondisi di sana, maskapai EgyptAir sendiri beroperasi dengan normal. Kemudian kita juga enggak melewati rute-rute yang memang sedang tertutup ataupun ada konflik," sambungnya.
Yaa Latif dan Saba Tour tidak hanya menyediakan Umroh plus Cairo, namun juga ada beberapa Negara Islam lainnya yakni Umroh Plus Aqso, Uzbekistan dan menjelajahi beberapa Negara Islam lainnya.
Hana juga mengatakan dengan menggunakan maskapai EgyptAir memudahkan pihak Yaa Latif dan Saba Tour.
"Kita punya blok seat sendiri di Egypt Air. Jadi EgyptAir ini pesawat kita sendiri alhamdulillah karena memang owner kami perwakilan EgyptAir Indonesia, kemudian kami punya allotment hotel sendiri di Mekah, Madinah," bebernya.
Baca Juga: Cheria Holiday Hadirkan Sensasi Ibadah Umroh Gaya Kekinian
Membawa 200 jamaah dimulai dari anak-anak hingga orang tua, pihak Yaa Latif dan Saba Tour sendiri juga melakukan screening di saat para jamaah melakukan pendaftaran.
"Jadi kita profiling dulu dari usianya, apakah anak-anak, apakah lansia, kemudian dari kesehatan juga. Jika ada usia yang 60 tahun ke atas itu pasti kami meminta surat keterangan bahwa beliau dalam keadaan sehat dan bisa melakukan penerbangan luar negeri," jelasnya.
"Sehingga kami tahu mana jamaah yang kondisinya sehat banget, mana yang kondisinya perlu perhatian khusus. Jadi kita terbuka untuk semua usia dengan profiling sebelum pendaftaran," katanya lebih jelas.
Yaa Latif dan Saba Tour memang ada keberangkatan setiap minggu, dan spesial keberangkatan ibadah umroh pada 5 Agustus mendatang dengan harga yang cukup terjangkau.
"Di 5 Agustus ini kita lagi ada benar-benar masyaAllah ya spesial untuk memudahkan tamunya Allah, di harga Rp25.600.000 itu sudah all-in semua. Mesir, keretanya cepat, Thaif," ucapnya.
"Jadi dari Mekah, Madinah sudah keretanya cepat. Itu hanya 2,5 jam," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







