Wujudkan Kota Global, Jakarta Gandeng Milan Kolaborasi Budaya Lewat Leadership Exchange Programme

AKURAT.CO Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, memperkuat langkah Jakarta menuju kota global melalui kolaborasi budaya internasional bersama Milan dalam program Leadership Exchange Programme Jakarta-Milan yang difasilitasi World Cities Culture Forum.
"Jakarta ingin menghadirkan ruang publik yang hidup melalui seni dan budaya, sekaligus membuka ruang kolaborasi kreatif bagi masyarakat dan seniman Jakarta," ujar Rano dalam keterangan resmi, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Museo delle Culture atau MUDEC, pada 9-16 Mei 2026 menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara Jakarta dan Milan dalam pengembangan kebijakan budaya, seni publik, serta aktivasi ruang kota.
Baca Juga: Ke Italia, Rano Karno Ingin JIS Jadi Stadion Kelas Dunia Seperti San Siro Stadium
"Kota global bukan hanya soal gedung tinggi dan infrastruktur modern, tetapi juga tentang bagaimana masyarakatnya memiliki ruang untuk berekspresi, berinteraksi, dan merasa bangga terhadap identitas kotanya," jelasnya.
Selain pertukaran pengalaman antarkota, program ini juga membuka peluang pengembangan proyek instalasi seni publik di Jakarta dengan melibatkan seniman lokal bersama mitra budaya dari Milan.
"Kami ingin karya yang lahir berasal dari proses kolaborasi, dialog, dan pertukaran gagasan antarkomunitas," ucapnya.
Ke depan, seniman dan praktisi budaya dari Milan dijadwalkan hadir di Jakarta pada 18-24 Juli 2026 dalam rangkaian Leadership Exchange Programme Jakarta. Kegiatan tersebut akan diisi lokakarya, pertukaran pengetahuan, hingga pengembangan karya instalasi seni publik bersama seniman Jakarta.
"Kehadiran seniman Milan di Jakarta diharapkan memperkuat kerja sama budaya sekaligus memperkaya ruang kreatif di Jakarta," ujarnya.
Pemprov Jakarta memandang seni publik bukan sekadar elemen estetika kota, melainkan bagian penting dalam membangun ruang interaksi masyarakat, memperkuat identitas budaya, meningkatkan daya tarik wisata, serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Baca Juga: PN Jakarta Utara Vonis Bebas Alwi Alatas dalam Kasus Koperasi
"Kehadiran karya seni di ruang publik diyakini dapat membuat kota terasa lebih hidup, humanis, dan dekat dengan warganya," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rano juga melakukan diskusi strategis bersama Isabella Valentini terkait penguatan kolaborasi budaya dan peluang pengembangan kerja sama kota kreatif antara Jakarta dan jejaring kota dunia.
"Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan ruang publik Jakarta yang lebih inklusif, kreatif, dan tetap berakar kuat pada budaya lokal," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







