Akurat

Pramono Anung Ingin Jakarta Aman Saat Ramadan, SOTR Ditertibkan Tanpa Represif

Okto Rizki Alpino | 10 Februari 2026, 19:33 WIB
Pramono Anung Ingin Jakarta Aman Saat Ramadan, SOTR Ditertibkan Tanpa Represif

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta akan menertibkan kegiatan sahur on the road atau SOTR yang kerap berujung tawuran dengan mengedepankan pendekatan humanis.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, penanganan SOTR tidak akan dilakukan secara represif. Melainkan melalui cara-cara yang terbuka dan merangkul seluruh pihak, terutama anak-anak muda yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Saya yakinlah bahwa pendekatan yang lebih humanis, terbuka kemudian juga merangkul bagi semuanya," katanya, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Menurut Pramono, penertiban tetap diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama Bulan Suci Ramadan. Namun, pemerintah ingin memastikan langkah yang diambil tetap menghormati nilai kemanusiaan.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Kembali Gelar Mudik Gratis, Kuota Peserta Dipastikan Bertambah Tahun Ini

"Ya, pokoknya kita akan menertibkan tapi dengan secara manusiawi gitu ya," ujarnya.

Pemprov Jakarta berkomitmen menciptakan suasana Ramadan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.

Pramono berharap, pendekatan persuasif dapat mencegah SOTR disalahgunakan sebagai ajang tawuran.

"Jakarta, sekali lagi, tentunya kami menginginkan bahwa Jakarta aman, nyaman, masyarakatnya bahagia," tuturnya.

Pemprov Jakarta sebelumnya kerap mendapat sorotan terkait maraknya tawuran yang terjadi saat SOTR, terutama pada dini hari selama bulan Ramadan.

Pemerintah pun berupaya menekan potensi konflik tanpa mematikan ruang ekspresi generasi muda.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Akan Tertibkan Manusia Gerobak Selama Ramadan

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.