BRIN Ungkap Wilayah Indonesia Rawan Sinkhole, Ini Daftar Daerah dan Penyebabnya!

AKURAT.CO Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah merilis daftar wilayah di Indonesia yang berpotensi tinggi mengalami fenomena sinkhole, sebuah peringatan penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah.
Sinkhole atau lubang runtuhan tanah, kerap terjadi di kawasan dengan lapisan batugamping tebal dan bisa muncul tiba-tiba tanpa tanda-tanda jelas di permukaan, menimbulkan risiko serius bagi permukiman dan infrastruktur.
Oleh karena itu, memahami penyebab dan daerah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan perencanaan tata ruang berbasis sains.
Wilayah Indonesia yang Rawan Sinkhole Menurut BRIN
BRIN mengidentifikasi beberapa wilayah di Indonesia sangat rawan terhadap fenomena sinkhole, terutama di daerah yang memiliki bentang alam karst atau lapisan batugamping tebal di bawah permukaan tanah. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:
Gunung Kidul, DI Yogyakarta: Daerah ini dikenal memiliki lapisan batugamping yang signifikan, menjadikannya salah satu area paling rentan terhadap sinkhole.
Pacitan, Jawa Timur: Sama seperti Gunung Kidul, Pacitan juga memiliki karakteristik geologi dengan batugamping tebal yang meningkatkan risiko sinkhole.
Maros, Sulawesi Selatan: Wilayah ini juga termasuk dalam daftar daerah rawan sinkhole karena keberadaan lapisan batugamping yang tebal.
Fenomena sinkhole relatif sering terjadi di Indonesia, terutama di daerah dengan bentang alam batugamping.
Selain itu, kawasan permukiman yang berada di atas lapisan batugamping memiliki risiko lebih tinggi mengalami sinkhole.
Proses Terbentuknya Sinkhole
Kepala Pusat Riset Kebencanaan Geologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Adrin Tohari, menjelaskan bahwa sinkhole adalah fenomena alam yang disebabkan oleh runtuhnya lapisan batugamping di bawah permukaan tanah.
Proses pembentukannya berlangsung dalam jangka waktu yang lama dan dipicu oleh beberapa faktor.
1. Pelarutan Batuan
Air hujan yang bersifat asam karena menyerap karbon dioksida (CO₂) dari udara dan permukaan tanah meresap ke dalam tanah.
Air ini kemudian melarutkan batuan yang mudah larut, terutama batugamping, sehingga membentuk rekahan dan rongga di bawah permukaan.
Seiring waktu, aliran air permukaan dan air tanah yang melewati rekahan tersebut membuat rongga semakin membesar dan melemahkan lapisan penyangga di atasnya.
2. Runtuhnya Permukaan Tanah
Ketika hujan lebat, lapisan penutup rongga menjadi semakin tipis dan tidak mampu menahan beban di atasnya, hingga akhirnya runtuh secara tiba-tiba dan membentuk lubang di permukaan tanah yang dikenal sebagai sinkhole.
Fenomena ini dapat terjadi secara tiba-tiba, menyebabkan kerusakan signifikan pada lingkungan dan infrastruktur.
3. Faktor Pemicu Lain
Selain pelarutan batuan secara alami, aktivitas manusia juga dapat mempercepat terbentuknya sinkhole.
Eksploitasi air tanah yang berlebihan dapat menurunkan muka air tanah, memperbesar rongga, dan melemahkan struktur tanah.
Selain itu, tekanan berat pada permukaan tanah akibat bangunan besar, alat berat, atau konstruksi jalan raya juga dapat mempercepat kerusakan lapisan permukaan di atas rongga bawah tanah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







