Akurat

Warga Aceh Tamiang Mulai Tempati Hunian Sementara, Anak-anak Kembali Tertawa

Atikah Umiyani | 9 Januari 2026, 22:29 WIB
Warga Aceh Tamiang Mulai Tempati Hunian Sementara, Anak-anak Kembali Tertawa

AKURAT.CO Warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang mulai meninggalkan tenda darurat dan menempati hunian sementara yang dibangun pemerintah melalui BUMN.

Di kompleks hunian tersebut, suasana pemulihan tampak nyata. Senyum para orang tua berpadu dengan tawa anak-anak yang bermain di mini taman bermain yang tersedia.

Kondisi ini menjadi kontras dengan kehidupan di tenda pengungsian, di mana ruang bermain anak nyaris tidak ada.

Kini, anak-anak memiliki halaman, ayunan, dan ruang terbuka untuk kembali beraktivitas dengan leluasa.

Para orang tua pun terlihat lebih tenang, duduk di kursi taman di depan unit hunian sambil mengawasi anak-anak mereka.

Rika Jahara, salah satu warga yang menghuni rumah sementara itu, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan pemerintah.

“Senang sekali saya. Rasanya jangan dipindah lagi. Terima kasih pemerintah sudah dikasih tempat tinggal. Soalnya rumah kami sudah tidak ada lagi,” ujarnya haru.

Setiap unit hunian sementara dirancang fungsional dengan satu pintu dan satu jendela untuk sirkulasi udara. Di dalamnya tersedia dua tempat tidur, lemari, kipas angin, serta meja makan.

Baca Juga: Pemerintah Minta Publik Tak Berspekulasi soal Wacana Pelibatan TNI Tangani Terorisme

Akses antarblok dilapisi rumput buatan dan dilengkapi tanaman penghijauan di setiap pintu, menambah kesan asri.

Hunian ini juga dilengkapi meteran listrik mandiri serta akses WiFi gratis dari Telkom Indonesia, sehingga warga tetap terhubung dengan dunia luar.

Infrastruktur pendukung lainnya turut disiapkan, termasuk klinik kesehatan yang berlokasi tak jauh dari kawasan hunian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr Mustakif, memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.

“Di belakang kami ada klinik kesehatan. Setiap hari tanpa libur melayani anak-anak, bayi, lansia, penyintas berisiko, termasuk ibu hamil,” jelasnya.

Dengan konsep modular yang cepat dan berkualitas, hunian sementara ini tak sekadar menjadi tempat berteduh, tetapi juga ruang pemulihan.

Di sinilah harapan kembali tumbuh, diiringi tawa anak-anak dan doa agar para warga tak perlu lagi berpindah tempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.