Akurat

Pemulihan Bencana Aceh Disorot, Bantuan dan Infrastruktur Dicek Langsung

Ahada Ramadhana | 15 Desember 2025, 10:10 WIB
Pemulihan Bencana Aceh Disorot, Bantuan dan Infrastruktur Dicek Langsung

AKURAT.CO Pemerintah terus melakukan peninjauan terhadap upaya pemulihan para korban bencana di Sumatra.

Kali ini, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago meninjau sejumlah titik pemulihan bencana alam di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Minggu (14/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menko Polkam mengunjungi pos pengungsian di Gedung TGK Chik Pantee Geulima yang menampung 809 pengungsi dari dua desa terdampak.

Pemerintah menyalurkan bantuan berupa bahan pangan, pakaian, perlengkapan ibadah, serta alat kebersihan.

“Ada bantuan dana tambahan untuk para pengungsi. Selain itu, 104 personel TNI dan Polri yang bertugas juga mendapat dukungan material tambahan,” ujar Djamari dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).

Djamari menekankan kepada para pengungsi agar tidak menyerah menghadapi kondisi sulit pascabencana.

Baca Juga: TIS Perluas Jaringan Digital Nasional Lewat Kabel Laut TGCS-2 Jakarta–Manado

Ia juga menegaskan, pemerintah daerah tidak bekerja sendiri dalam penanganan bencana, karena pemerintah pusat turut memberikan dukungan.

“Ini bukan hanya beban Bapak Bupati dan pemerintah daerah di sini, tetapi beban kita semua. Pesan saya, Forkopimda harus kompak dan bekerja sama,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenko Polkam menyerahkan bantuan alat penjernih air dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Komandan Kodim Pidie.

Djamari kemudian melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan jembatan gantung di Kampung Blang Awe.

Jembatan gantung tersebut masih dalam tahap pembangunan melalui kerja sama tim Vertical Rescue Indonesia, TNI, dan Polri.

Di lokasi ini, Menko Polkam juga meninjau pengoperasian mobil penjernih air bantuan Kemenko Polkam yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.