IKN Harus Jadi Role Model Birokrasi Modern Indonesia

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan hanya proyek fisik, melainkan juga upaya membentuk kultur birokrasi dan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Otorita IKN (OIKN) sebagai percontohan bagi daerah lain.
“IKN ini bukan seolah-olah mendesain fisiknya saja, tapi juga membangun etos kerja dan culture baru. Ini harus menjadi percontohan semua ASN yang ada,” ujar Bima dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).
Ia menekankan pentingnya mendengar langsung tantangan ASN di lapangan. Menurutnya, IKN harus menghadirkan standar baru dalam tata kelola pemerintahan—bukan sekadar perencanaan teknis atau pembangunan infrastruktur.
Bima menyebut pemindahan ibu kota sebagai langkah politik yang tepat.
Berbekal pengalamannya memimpin Kota Bogor selama satu dekade, ia memahami beratnya beban Jakarta sebagai pusat pemerintahan, ekonomi, dan aktivitas nasional.
Karena itu, ia menilai ASN pertama yang bertugas di IKN memiliki peran strategis sebagai generasi perintis fondasi pemerintahan baru.
Ia bahkan menyebut mereka sebagai “As-Sabiqun Al-Awwalun”, kelompok awal yang membangun nilai, budaya kerja, dan standar pelayanan publik di IKN.
Baca Juga: Transportasi Terganggu Akibat Banjir, Kemenhub Kerahkan Tim Lapangan
Bima menegaskan, OIKN harus menjadi contoh penerapan tata kelola modern, termasuk digitalisasi layanan, sistem pemerintahan berbasis elektronik, dan konsep kota pintar.
Namun, ia mengingatkan bahwa teknologi tidak akan berarti tanpa karakter, integritas, dan etos kerja yang kuat.
“Yang paling basic itu bukan hanya kompetensi, tapi karakter,” tegasnya.
Ia berharap ASN OIKN tampil sebagai role model melalui profesionalitas, orientasi pelayanan, integritas, serta disiplin kerja.
Melalui dialog tersebut, Bima mendorong ASN untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kolaborasi, inovasi, dan konsistensi budaya kerja dinilai menjadi kunci mewujudkan IKN sebagai pusat pemerintahan modern yang menjadi rujukan nasional.
“Pertemuan ini menjadi momentum bagi ASN OIKN untuk menegaskan peran mereka sebagai garda terdepan dalam membentuk standar baru birokrasi di ibu kota negara,” ujarnya.
Baca Juga: Denny JA Tekankan Pentingnya Suara Asia–Afrika di BRICS Award 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










