Akurat

Bau Menyengat Kembali Tercium dari RDF Rorotan, Pramono Janji Turun Tangan

Citra Puspitaningrum | 3 November 2025, 18:15 WIB
Bau Menyengat Kembali Tercium dari RDF Rorotan, Pramono Janji Turun Tangan

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turun tangan setelah fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara, kembali menimbulkan bau menyengat saat uji coba kedua.

Dia menegaskan, persoalan tersebut tidak akan dibiarkan berlarut-larut dan berjanji segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan.

"Dalam waktu dekat saya akan ke lapangan dan saya juga akan menerima warga yang mengeluh tentang RDF Rorotan. Karena RDF Rorotan, apa pun harus diselesaikan," kata Pramono saat ditemui di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (3/11/2025).

Baca Juga: Pemprov Jakarta Pasang Deodorizer Hilangkan Bau di RDF Rorotan

Dia menjelaskan, RDF Rorotan telah melalui tahap commissioning dengan kapasitas penanganan 1.000 hingga 1.200 ton sampah per hari. Kapasitas tersebut, masih sesuai dengan rencana awal. Namun sumber bau menyengat diduga muncul dari proses pengangkutan sampah yang belum tertangani dengan baik.

"Ketika sampah yang tadi belum diolah, itu sudah menimbulkan bau. Padahal untuk Rorotannya sendiri sebenarnya sudah tertangani," jelasnya.

Menurutnya, seharusnya sampah yang masuk ke RDF tidak dibiarkan menumpuk lebih dari dua hingga tujuh hari. Namun dalam praktiknya, terjadi penumpukan lebih lama dari waktu ideal tersebut, disertai kebocoran air lindi dari armada pengangkut yang memperparah aroma tak sedap di sekitar lokasi. 

Baca Juga: RDF Rorotan Masih Uji Coba, Kapasitas Awal 100-200 Ton per Hari

Keluhan warga kembali mengemuka setelah uji coba kedua dilakukan. Warga mengaku bau menyengat menyebabkan gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak. Sedikitnya 20 anak dilaporkan mengalami iritasi mata dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Ketua RT 18 RW 14 Klaster Shinano Jakarta Garden City (JGC), Jakarta Timur, Wahyu Andre, mengatakan pihaknya telah menghubungi Gubernur untuk meminta audiensi. "Saya sudah chat Pak Gubernur kemarin meminta audiensi," ujar Wahyu Andre saat dikonfirmasi, Senin (3/11/2025).

Pramono memastikan akan menindaklanjuti keluhan warga dan mengupayakan penanganan segera agar RDF Rorotan dapat beroperasi tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.