Akurat

Pengadaan Lahan Pemakaman Harus Jadi Prioritas di APBD Jakarta 2026

Siti Nur Azzura | 31 Oktober 2025, 23:52 WIB
Pengadaan Lahan Pemakaman Harus Jadi Prioritas di APBD Jakarta 2026

AKURAT.CO Ketua DPRD Jakarta sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar), Khoirudin, mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta agar segera memprioritaskan penyediaan lahan makam dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Dia menilai kebutuhan tersebut mendesak, mengingat lahan pemakaman di Jakarta semakin terbatas dan hampir habis.

"Ketersediaan makam bagi warga Jakarta saat ini hanya cukup untuk tiga bulan ke depan," kata Khoirudin di Gedung DPRD Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Baca Juga: Semakin Kritis, DPRD Desak Pemprov Jakarta Tambah Lahan Pemakaman Sebelum Terlambat

Dia menegaskan, DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menyepakati alokasi anggaran khusus untuk pengadaan lahan makam di tahun anggaran 2026. Langkah ini menjadi prioritas, karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang tak bisa ditunda.

"Anggaran untuk lahan makam harus segera disediakan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi," tegasnya.

Selain untuk kebutuhan pemakaman, pengadaan lahan juga dapat dimanfaatkan dalam program pengendalian banjir. Dia menilai, kebijakan ini bisa menjadi solusi dua arah yang bermanfaat bagi kepentingan publik.

"Karena prosesnya panjang, pengadaan tanah bisa dimasukkan ke anggaran perubahan," pungkasnya.

Peringatan keras dari Ketua DPRD itu menjadi alarm bagi Pemprov Jakarta. Di tengah padatnya pembangunan dan terbatasnya ruang terbuka, penyediaan lahan makam kini tak lagi bisa ditunda. 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Jakarta, Fajar Sauri, mengungkapkan ketersediaan lahan pemakaman di Jakarta diprediksi hanya mampu sampai 3 tahun ke depan. Sebab, kapasitas lahan pemakaman d Jakarta mulai menipis. 

Baca Juga: Jakarta Krisis Kuburan, Lahan Pemakaman Covid Bakal Jadi Tempat Pemakaman Umum

Lantas, setelah tiga tahun ke depan Jakarta tak lagi memiliki lahan makam jika tak ada penambahan jumlah petak dan perluasan tempat pemakaman umum (TPU).

"Kapasitas lahan tersedia sebanyak 118.348 petak makam yang apabila pelayanan rata rata 100 jenazah per hari, lahan tersedia sampai 3 tahun ke depan," ucap Fajar, Kamis (23/10/2025).

Fajar menuturkan, Jakarta memiliki 80 TPU yang tersebar di 5 kota. Sayangnya, 69 TPU telah penuh dan hanya menerima pelayanan makam tumpang yang biasanya dilakukan pada satu keluarga. Hal ini, menurutnya cukup efektif menjadi solusi kekurangan lahan makam.

Sehingga, kini menyisakan 11 TPU yang masih melayani pemakaman baru. Di Jakarta Timur berada di TPU Rawa Terate, TPU cipayung, TPU Cilangkap, TPU bambu apus, dan TPU Cipinang Besar. 

Lalu, Jakarta Utara berada di TPU Rorotan. Kemudian, Jakarta Selatan di TPU Tanah Kusir, TPU Srengseng Sawah, dan TPU Kampung Kandang. Jakarta Barat di TPU Tegal Alur, serta TPU Pengadungan.

"Untuk TPU Pengadungan seluas 65 hektare masih perlu dilakukan pengurukan atau pematangan lahan," tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.