Perbandingan UMP Jateng 2026 vs Jawa Barat dan DIY: Siapa yang Paling Sejahtera?

AKURAT.CO Kabar terbaru tentang UMP Jateng 2026 menarik perhatian publik, terutama jika dibandingkan dengan UMP Jawa Barat dan DIY.
Pemerintah telah menyiapkan regulasi kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang rencananya diteken pada November 2025 mendatang.
Berdasarkan tren sebelumnya, UMK Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Yogyakarta akan naik mengikuti pertumbuhan ekonomi dan inflasi, seperti yang diatur dalam Permenaker Nomor 16 Tahun 2024. Lantas, siapa yang paling sejahtera di antara tiga provinsi ini?
Kenaikan UMK dan UMP 2025 Berdasarkan Regulasi Terbaru
Setiap tahun, pemerintah menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan UMP dengan mempertimbangkan dua faktor utama: pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi.
Baca Juga: Ditanya Progres UMP 2026, Menaker: Sedang Proses
Tahun 2025, kenaikan UMK ditetapkan sebesar 6,5% sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2024.
Sebagai contoh, UMK Kabupaten Demak tahun 2024 sebesar Rp2.761.236 naik 6,5% atau sekitar Rp179.480, sehingga UMK Demak 2025 menjadi Rp2.940.716.
Sementara itu, Kota Semarang mencatat UMK tertinggi di Jawa Tengah tahun 2025, yakni Rp3.454.827, sedangkan Kabupaten Banjarnegara menjadi yang terendah dengan Rp2.170.475.
Daftar Lengkap UMK Jawa Tengah 2025
Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/45 Tahun 2024, berikut daftar UMK 2025 di 35 kabupaten/kota:
- Tertinggi: Kota Semarang – Rp3.454.827
- Kabupaten Semarang – Rp2.750.136
- Kabupaten Kudus – Rp2.680.485
- Kota Surakarta – Rp2.416.560
- Kabupaten Demak – Rp2.940.716
- Kabupaten Jepara – Rp2.610.224
- Terendah: Kabupaten Banjarnegara – Rp2.170.475
Kenaikan rata-rata UMK di Jawa Tengah ini menjadi sinyal positif bagi pekerja di sektor industri dan jasa, meskipun kesenjangan antarwilayah masih cukup tinggi.
Baca Juga: Masih Dibuka! Ini Cara Daftar dan Syarat Ikut Progam Magang Kemnaker 2025, Gaji Setara UMP
UMP Jateng vs Jawa Barat dan DIY 2025
Berdasarkan data resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Satu Data Indonesia, berikut perbandingan UMP tahun 2025 di tiga provinsi besar Pulau Jawa:
- Jawa Tengah: Rp2.169.349
- Jawa Barat: Rp2.191.232
- Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY): Rp2.264.080
Dari data tersebut, terlihat bahwa DIY memiliki UMP tertinggi, disusul Jawa Barat, lalu Jawa Tengah.
Namun, jika dibandingkan dengan biaya hidup di masing-masing wilayah, pekerja di Jawa Tengah justru dinilai masih memiliki daya beli yang relatif stabil karena harga kebutuhan pokok lebih rendah.
Prediksi Kenaikan UMK dan UMP 2026
Dikutip dari berbagai sumber, hingga saat ini aturan resmi UMK dan UMP 2026 belum diumumkan.
Namun, menurut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, pihaknya tengah mempersiapkan formula terbaik agar penetapan upah tetap adil dan sesuai dengan kondisi ekonomi nasional.
"Jadi, mohon ditunggu aja, mohon ditunggu dan kita sekarang masih di bulan Oktober kita target yang sesuai dengan timeline yang biasanya setiap tahun di bulan November itu baru nanti kita akan keluar dengan rumusan tapi tentu juga kami nanti mendapatkan arahan dari pak presiden dan seterusnya," ujarnya di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Senin (13/10/2025).
Beliau juga menegaskan bahwa aturan UMK 2026 akan diteken pada November mendatang, dan saat ini sedang disusun dengan mempertimbangkan kelayakan hidup pekerja Indonesia secara menyeluruh.
Baca Juga: Mau Gaji UMP? Simak Link dan Cara Daftar Magang Kemnaker 2025 Dibuka 15 Oktober
Tuntutan Kenaikan dari Serikat Pekerja
Sementara itu, Presiden Partai Buruh Said Iqbal bersama Koalisi Serikat Pekerja KSB-PB dan KSPI menuntut kenaikan UMK 2026 sebesar 8,5% hingga 10,5%.
Bila tuntutan ini dikabulkan, maka UMK Banjarnegara bisa naik menjadi sekitar Rp2,398 juta, sedangkan Kota Semarang bisa mencapai Rp3,817 juta.
Kenaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja, terutama di sektor industri padat karya yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Jawa Tengah.
Itulah perbandingan UMP Jateng 2026 dengan Jawa Barat dan DIY yang mencerminkan dinamika kesejahteraan pekerja di Pulau Jawa.
Kenaikan upah yang akan ditetapkan November mendatang diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan taraf hidup buruh di seluruh Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









