Akurat

Pemprov Sumsel dan BPIP Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berkarakter Pancasila di Sekolah

Mukodah | 15 Oktober 2025, 02:12 WIB
Pemprov Sumsel dan BPIP Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berkarakter Pancasila di Sekolah

AKURAT.CO Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs H. Edward Candra MH., menerima audiensi Direktur Pengkajian Implementasi Pembinaan Ideologi Pancasila BPIP, Irene Camelyn Sinaga, di Ruang Rapat Setda Sumsel, Selasa (14/10/2025).

Pertemuan ini menjadi langkah konkret memperkuat sinergi antara pusat dan daerah dalam memperluas implementasi pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah Sumsel.

Audiensi diadakan untuk membahas strategi implementasi pendidikan Pancasila di satuan pendidikan. Sekaligus melakukan monitoring pelaksanaan Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila yang sudah mulai diterapkan berbagai sekolah di daerah.

Baca Juga: Pemprov Sumsel Beri Bonus hingga Rp22 Miliar untuk Atlet dan Pelatih PEPARNAS

Sekda Sumsel menegaskan pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila sebagai benteng moral generasi muda.

Ia menyebut tantangan era digital saat ini menuntut upaya serius untuk menjaga jati diri bangsa melalui pendidikan nilai.

"Penerapan nilai-nilai Pancasila harus dimulai sejak dini. Melalui berbagai program seperti Retret Laskar Pandu Satria, anak-anak kita dilatih disiplin, tanggung jawab dan memperbaiki akhlak. Ini bagian dari pembinaan karakter yang terus kami jalankan di Sumsel," jelasnya.

Baca Juga: PORNAS XVII KORPRI 2025 Berakhir Sukses, Sumsel Buktikan Diri sebagai Tuan Rumah Berprestasi

Menurut Sekda Sumsel, keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya dengan pengetahuan akademik, melainkan juga harus membentuk pribadi berkarakter.

Karena itu, Pemprov Sumsel menjadikan kegiatan pembinaan karakter sebagai agenda strategis daerah.

Sekda Sumsel juga berharap kerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dapat menjadi model nasional dalam penanaman ideologi Pancasila di kalangan pelajar.

Baca Juga: Menteri ATR Dorong Penyelesaian Tuntas Masalah Pertanahan di Sumsel

Ia menegaskan pentingnya sinergi lintas lembaga agar nilai-nilai dasar kebangsaan terus hidup di tengah arus globalisasi.

Sementara itu, Irene menyampaikan bahwa pihaknya tengah gencar mendorong implementasi Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila.

Buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan resmi di sekolah-sekolah, baik untuk siswa maupun guru.

Baca Juga: Festival Kreatif Sriwijaya 2025, Ajang Kolaborasi dan Kebangkitan Wastra Sumsel

"Banyak perilaku menyimpang yang berakar dari lemahnya karakter. Karena itu, kami siapkan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila bersama Kemendikbud Ristek agar menjadi panduan dalam membentuk generasi berakhlak," katanya.

Irene menambahkan, buku tersebut sudah dapat diakses secara digital melalui platform SIPLA tanpa harus dicetak. Hal ini diharapkan mempermudah penyebarluasan dan mempercepat implementasi di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Mondyaboni, menyatakan dukungannya terhadap upaya BPIP.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru: Meskipun TKD Dipangkas, Pembangunan Sumsel Tidak Boleh Stagnan

Dia menegaskan akan mengatur distribusi dan sosialisasi buku secara sistematis ke seluruh sekolah.

"Kami akan libatkan para pengawas sekolah untuk memastikan setiap sekolah memahami cara mengakses dan memanfaatkan buku digital ini," katanya.

Pertemuan itu ditutup dengan komitmen bersama antara BPIP dan Pemprov Sumsel untuk terus memperkuat pendidikan karakter.

Baca Juga: Wagub Cik Ujang Resmikan SPPG Gandus, Tegaskan Komitmen Perangi Stunting di Sumsel

Diharapkan, generasi muda Sumsel dapat tumbuh sebagai insan berjiwa Pancasila, cerdas dan memiliki semangat nasionalisme yang kokoh.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK