Akurat

Gubernur Herman Deru Tegaskan Reformasi KDEKS untuk Perkuat Ekonomi Syariah Sumsel

Herry Supriyatna | 18 September 2025, 22:21 WIB
Gubernur Herman Deru Tegaskan Reformasi KDEKS untuk Perkuat Ekonomi Syariah Sumsel


AKURAT.CO Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di daerah ini.

Hal tersebut ia sampaikan saat menerima kunjungan kehormatan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di Ruang Tamu Gubernur, Kamis (18/9/2025).

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah provinsi untuk segera merombak kepengurusan KDEKS.

Struktur organisasi baru diharapkan mampu memberikan arah yang lebih jelas dalam mempercepat pembangunan ekonomi syariah.

Herman Deru menyebutkan bahwa KDEKS akan menjadi entitas utama yang bertugas sebagai motor penggerak sektor syariah di Sumsel.

Oleh karena itu, perombakan struktur organisasi dinilai mendesak agar pengurus memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

“Waktu itu, nafasnya adalah penyegeraan. Jadi, KDEKS ini harus diisi oleh SDM yang kompeten,” ujarnya menekankan.

Baca Juga: 7 Tanda Depresi pada Remaja yang Sering Tak Disadari

Menurutnya, generasi muda yang memahami dinamika ekonomi syariah harus diberi ruang untuk memimpin divisi-divisi strategis.

Dengan begitu, program kerja KDEKS dapat dijalankan lebih adaptif dan inovatif.

Salah satu posisi yang mendapat perhatian serius adalah Direktur Eksekutif.

Jabatan ini, kata Herman Deru, menjadi sangat vital karena akan bertindak sebagai perpanjangan tangan gubernur dalam mengawal kebijakan.

“Yang terpenting itu juga kita cari itu untuk direktur eksekutifnya, karena akan menjadi perpanjangan tangan gubernur,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa penunjukan Direktur Eksekutif harus dilakukan dengan hati-hati. Figur yang terpilih harus mampu bekerja efektif dan menjaga soliditas organisasi.

Lebih lanjut, Herman Deru juga mengusulkan adanya masa khidmat atau diskresi kepengurusan.

Ia menilai masa jabatan selama tiga tahun akan cukup untuk mengukur pencapaian target-target strategis yang sudah direncanakan.

“Segera dibenahi lagi agar ada spirit. Kita harus ada masa khidmat, diskresi saja tiga tahun atau berapa tahun untuk kita bisa menentukan target capaian,” jelasnya.

Ia juga mendorong pengurus KDEKS yang baru untuk belajar langsung dari pusat. Dengan begitu, strategi yang disusun akan lebih terukur dan sesuai dengan standar nasional.

Baca Juga: KEF Rayakan Ulang Tahun ke-60 dengan Luncurkan LS60 Wireless

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.