Akurat

LAMR dan Pemda Apresiasi Operasi PETI Polda Riau yang Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih

Wahyu SK | 28 Agustus 2025, 22:15 WIB
LAMR dan Pemda Apresiasi Operasi PETI Polda Riau yang Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih

AKURAT.CO Sungai Batang Kuantan di kawasan Tepian Narosa, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, kini kembali jernih setelah lama tercemar akibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Perubahan kondisi ini disambut antusias masyarakat Riau yang setiap sore ramai memanfaatkan tepian sungai untuk berenang, bermain hingga menikmati panorama matahari terbenam.

Sungai Kuantan kini memperlihatkan kejernihan air dan ikan-ikan kecil yang kembali muncul di antara bebatuan, menandakan ekosistem mulai pulih. Kawasan budaya Pacu Jalur yang selama dua dekade terakhir terganggu kini tampak hidup kembali.

Baca Juga: Siapa Melly Mike? Rapper Asal AS yang Siap Hadir di Festival Pacu Jalur 2025

Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menyampaikan apresiasi besar kepada Kepala Polda Riau, Irjen Herry Heryawan, dan jajaran atas keberhasilan operasi pemberantasan PETI.

"Sangat luar biasa, patut kita apresiasi kerja Polda Riau ini. Air Sungai Kuantan kembali jernih dan menjadi tempat bermain warga setempat. Luar biasa Jenderal, sebuah capaian dengan dimensi luas, akan senantiasa dikenang baik. Insya Allah akan menjadi amal ibadah," jelasnya, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Datuk Taufik menilai keberhasilan tersebut bukan hanya soal penegakan hukum, melainkan juga menyelamatkan budaya dan identitas Melayu.

Baca Juga: Kenali Pacu Jalur: Warisan Budaya Riau yang Hiasi Google Doodle HUT RI ke-80

"Air sungai adalah cermin kehidupan orang Melayu. Jika sungai rusak, budaya ikut rusak. Alhamdulillah, Sungai Kuantan kini kembali jernih," katanya.

Polda Riau mencatat sebanyak 234 unit dompeng telah dimusnahkan dari 52 titik lokasi PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Dari tujuh laporan yang diproses, 16 orang telah ditetapkan sebagai tersangka. Operasi ini juga difokuskan di Kuantan Singingi menjelang Festival Pacu Jalur, untuk memastikan sungai benar-benar steril dari tambang ilegal.

Baca Juga: Inilah Rangkaian Acara Festival Pacu Jalur 2025 di Kuantan, Digelar 5 Hari Berturut-turut

Selain penindakan, Polda Riau juga menyiapkan langkah edukatif dengan memberikan pelatihan alternatif mata pencaharian seperti pertanian dan peternakan, agar masyarakat tidak lagi bergantung pada aktivitas PETI.

LAMR menegaskan apa yang dilakukan Polda Riau memiliki nilai ekologis sekaligus budaya. Sungai yang bersih akan menjaga keberlangsungan Pacu Jalur sebagai event budaya terbesar di Riau.

"Ini bukan hanya menyelamatkan ekosistem, tetapi juga menyelamatkan marwah orang Melayu," kata Datuk Taufik.

Baca Juga: PNM Hadir dalam Setiap Langkah Dikha, Penari Pacu Jalur yang Viral Ternyata Anak Nasabah PNM Mekaar

Senada disampaikan Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, yang menilai kerja keras Polda Riau telah memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Mewakili masyarakat Kuantan Singingi, Suhardiman mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau dan seluruh jajaran yang sudah menginisiasi operasi PETI yang dampaknya kini bisa dirasakan masyarakat dan kemudian viral menjadi konten positif bagi publik luas.

Menurutnya, Sungai Kuantan adalah urat nadi kehidupan dan marwah masyarakat Kuantan Singingi.

Baca Juga: Bocah Penari Pacu Jalur Mendunia, Ternyata Ini Perannya di Atas Sampan

Kini airnya kembali jernih, masyarakat kembali bisa menikmati sungai dan Pacu Jalur sebagai budaya besar bisa digelar dengan penuh makna.

"Ini bukti nyata kerja keras kepolisian untuk lingkungan dan budaya. Kini Sungai Kuantan kembali menjadi kebanggaan masyarakat. Anak-anak berenang, ikan kembali hidup, wisatawan berdatangan dan budaya Pacu Jalur kembali bermakna," jelas Suhardiman.

Operasi PETI Polda Riau pun terbukti bukan sekadar penegakan hukum tetapi juga upaya melestarikan lingkungan dan menjaga warisan budaya.

Baca Juga: Festival Pacu Jalur Tradisional Ramaikan Teluk Kuantan

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK