Akurat

Patricia Arstuti, Wajah Baru SIPA 2025 yang Satukan Generasi Muda dan Tradisi

Oktaviani | 9 Agustus 2025, 12:52 WIB
Patricia Arstuti, Wajah Baru SIPA 2025 yang Satukan Generasi Muda dan Tradisi

AKURAT.CO Di tengah arus digital dan cepatnya perubahan lanskap budaya, Solo International Performing Arts (SIPA) 2025 memperkenalkan sosok duta yang merepresentasikan semangat muda, kreatif, dan berakar pada tradisi: Patricia Arstuti Pramesti Putri.

Perempuan kelahiran Jakarta, 2 September 2001, yang akrab disapa Asti ini bukan sekadar figur publik aktif di media sosial.

Lulusan Program Internasional Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada ini kini tengah menempuh studi Magister Komunikasi Politik di Universitas Indonesia.

Di Instagram, Asti kerap membagikan konten seputar budaya Indonesia, khususnya kebaya, kepada puluhan ribu pengikutnya.

Bagi Asti, unggahan itu bukan sekadar estetika, melainkan bentuk komitmen melestarikan budaya dengan bahasa visual yang dekat dengan generasi muda, semangat yang sejalan dengan visi SIPA.

“Di tengah dinamika ruang yang serba cepat, ruang seperti SIPA penting karena menjadi jembatan antara generasi muda dan kebudayaan Indonesia,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).

Direktur SIPA, Irawati Kusumorasri, menyebut, Patricia sebagai representasi generasi Z yang mampu menjembatani nilai tradisional dengan ekspresi kekinian.

“Dia mencerminkan semangat SIPA: dinamis, inklusif, dan berakar pada keragaman budaya,” katanya.

Tahun ini, SIPA mengusung tema “Nifty, Artful & Visionary”, mencerminkan energi kreatif generasi muda dan keberanian mereka menyuarakan ide-ide baru melalui seni.

Patricia dianggap sebagai pengejawantahan tema tersebut: visioner, aktif di ruang digital, namun tetap menghargai akar budaya.

Baca Juga: Catat, Penyaluran CSR BI-OJK Bukan ke Anggota DPR

Sebagai duta festival, Patricia tak hanya menjadi wajah publik, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai program, mulai dari welcoming dinner, sesi dialog budaya, hingga mendampingi delegasi internasional pada pagelaran utama di Pamedan Pura Mangkunegaran.

SIPA 2025 akan berlangsung 4–6 September 2025, menampilkan seniman dari Indonesia dan mancanegara, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Taiwan, dan Belanda.

Selain pertunjukan utama, agenda festival juga mencakup SIPA Showcase Stage, SIPA Urban Market, dan pertunjukan seni di ISI Surakarta.

Sebagai bagian dari event Karisma Nusantara yang dipromosikan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, SIPA tak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga sarana diplomasi budaya dan promosi pariwisata.

“Perjalanan SIPA yang sampai ke 17 tahun ini sangat luar biasa multiplier effect-nya,” ujar Irawati.

Dengan kehadiran Patricia, SIPA 2025 diharapkan menjadi panggung kolaborasi lintas generasi.

Sosoknya menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya tak harus kaku dan terjebak masa lalu, ia bisa hadir lentur, segar, dan menginspirasi melalui kanal modern yang merangkul audiens muda.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12 Persen Berkat Program Prorakyat Presiden Prabowo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.