DPRD Jakarta Dukung Pembentukan Pansus Tangani Kasus Beras Oplosan

AKURAT.CO Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jakarta, Ali Muhammad Johan, siap mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus), untuk menangani kasus dugaan pengoplosan beras yang menyeret 212 merek.
"212 merek itu bukan angka kecil. Kami di DPRD, sebagai suara rakyat, tentu tidak akan tinggal diam. Jika memang perlu, kami dorong pembentukan Pansus agar kepercayaan publik bisa dipulihkan," kata Ali saat dihubungi, Jumat (18/7/2025).
Dia menekankan, pembentukan Pansus tidak bisa dilakukan secara gegabah. Diperlukan pertimbangan matang, sebab persoalan pangan menyangkut hajat hidup masyarakat luas.
Baca Juga: Konsumen Beras Oplosan Bisa Minta Ganti Rugi, Tinggal Tunjukan Bon Belanja
"Ini bukan perkara sepele. Dugaan pengoplosan beras, jika benar dilakukan oleh oknum-oknum demi keuntungan pribadi, jelas mencederai kepentingan rakyat," ujarnya.
Oleh karena itu, dia mengajak publik untuk turut serta mengawasi dan melaporkan bila menemukan dugaan kecurangan. "Partisipasi masyarakat sangat penting. Sekecil apapun bukti, akan sangat membantu kami menindaklanjuti kasus ini," tambahnya.
Dia mengungkapkan, DPRD Provinsi Jakarta telah merespons cepat dengan memantau investigasi lanjutan, termasuk pemanggilan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat.
Pihaknya juga mencermati langkah Pemprov Jakarta yang bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), untuk menguji mutu 50 sampel beras yang beredar di pasar.
"DPRD juga menunggu laporan lengkap dari Kementerian Pertanian dan lembaga-lembaga terkait lainnya. Kami akan terus mengawal proses ini sampai tuntas," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









