Akurat

Potensi Pendapatan Parkir Besar Tapi Target Bapenda Hanya Rp350 Miliar, DPRD: Ada Apa?

Citra Puspitaningrum | 2 Juli 2025, 21:32 WIB
Potensi Pendapatan Parkir Besar Tapi Target Bapenda Hanya Rp350 Miliar, DPRD: Ada Apa?

AKURAT.CO Ketua Panitia Khusus (Pansus) Parkir DPRD Provinsi Jakarta, Jupiter, mengatakan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir bisa mencapai Rp40 triliun per tahun, jauh di atas target yang ditetapkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) sebesar Rp350 miliar per tahun.

"Kalau dihitung dari 1.000 titik parkir yang dikelola operator, potensi omzet per bulan mencapai Rp33,6 triliun. Jika dikalikan 10 persen pajak, itu artinya PAD dari sektor ini bisa mencapai Rp3,3 triliun per bulan, atau Rp40 triliun per tahun," ungkap Jupiter, Rabu (2/7/2025).

Baca Juga: Potensi Pendapatan Parkir Bisa Capai Rp3,3 Triliun per Bulan, Tapi Hanya 2 Persen yang Masuk Bapenda

Jupiter mempertanyakan kesenjangan angka yang sangat besar antara potensi dan target Bapenda. Menurutnya, setiap masyarakat yang membayar parkir pada dasarnya telah menitipkan uangnya untuk masuk sebagai kontribusi daerah.

"Uang parkir itu bukan uang operator. Itu titipan masyarakat yang harusnya disetor ke negara. Tapi sekarang yang terjadi, operator hanya melaporkan dan membayar pajak berdasarkan laporan mereka sendiri. Pertanyaannya: benar enggak uang itu sampai ke Bapenda?," ujarnya.

Lebih lanjut, dia menyoroti lemahnya pengawasan serta belum maksimalnya sistem digital yang mengintegrasikan data transaksi parkir ke Bapenda secara real time.

"Kalau target Bapenda hanya Rp350 miliar padahal potensi aslinya bisa Rp40 triliun, maka kita wajib bertanya ada apa di balik semua ini," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.