Akurat

Tinjau Lokasi Likuifaksi Purwakarta, Menko PMK Pastikan Relokasi Warga Dipercepat

Herry Supriyatna | 21 Juni 2025, 10:23 WIB
Tinjau Lokasi Likuifaksi Purwakarta, Menko PMK Pastikan Relokasi Warga Dipercepat


AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak (likuifaksi) di Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (19/6/2025).

Kunjungan dilakukan untuk memastikan percepatan penanganan, terutama relokasi warga ke tempat yang benar-benar aman secara geologis.

Dengan menempuh perjalanan sejauh satu kilometer menggunakan sepeda motor dari Kantor Desa Pasirmunjul, Pratikno meninjau langsung titik-titik terdampak dan menyerap aspirasi warga.

“Kita harus merelokasi jalan juga, selain rumah warga. Baik relokasi mandiri maupun bersama tetap harus merujuk lokasi yang aman menurut kajian pusat geologi. Kalau tempatnya tidak aman, tidak bisa,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pemerintah mendorong relokasi langsung ke hunian tetap (huntap) tanpa melewati tahap hunian sementara (huntara), guna mempercepat pemulihan kehidupan warga.

Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah penggunaan lahan milik PTPN untuk relokasi terpadu, sementara relokasi mandiri akan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing warga.

“Relokasi harus merujuk rekomendasi PVMBG. Kita tidak bisa kompromi soal keselamatan,” lanjut Pratikno.

Kepala BNPB Suharyanto menyatakan bahwa pemerintah telah menyepakati dua skema relokasi: mandiri dan terpusat. Keduanya akan difasilitasi selama lokasi dinyatakan aman oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Baca Juga: Mantan Wakil Ketua KPK Gugat Pasal Korupsi ke MK: Jualan Pecel Lele Bisa Dianggap Korupsi

“Intinya bukan soal lokasi pilihan warga atau pemerintah, tapi soal keamanannya. Itu yang utama,” ujarnya.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo turut memastikan dukungan pemerintah lewat bantuan stimulan: Rp20 juta untuk rumah rusak berat, Rp10 juta untuk rusak sedang, dan Rp1–1,5 juta untuk rusak ringan.

Selain itu, Kemensos juga akan memberikan bantuan isi rumah sebesar Rp4 juta per keluarga terdampak.

Dukungan juga datang dari Kementerian PUPR. Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur penunjang, seperti jalan dan jembatan, akan dilakukan segera, termasuk pembangunan jembatan darurat jenis bailey.

“Tinggal menunggu titik relokasi dipastikan aman oleh badan geologi. Kami siap bangun,” kata Diana.

Perwakilan PVMBG melaporkan bahwa area terdampak tanah bergerak kini meluas hingga 10 hektar dari sebelumnya dua hektare.

Berdasarkan hasil kajian geologi, wilayah tersebut dinyatakan tidak layak huni dan harus direlokasi total. Jalur transportasi alternatif juga diminta segera disiapkan.

Pemerintah Daerah Purwakarta menetapkan status Tanggap Darurat Gerakan Tanah selama 14 hari, terhitung sejak 16 Juni hingga 1 Juli 2025.

Bencana ini telah menyebabkan 54 rumah rusak berat, satu masjid terdampak, serta jalan desa terputus.

Baca Juga: Empat Pulau di Anambas Dijual Online, Komisi II DPR Akan Panggil Kepala Daerah

Sebanyak 56 jiwa mengungsi ke kantor desa, 91 jiwa menumpang ke rumah kerabat, dan 102 jiwa masih bertahan di wilayah terdampak.

Usai meninjau lapangan, Menko PMK menyempatkan diri mengunjungi posko pengungsian di Kantor Desa Pasirmunjul.

Ia berdialog dengan para pengungsi, menyapa anak-anak, dan menyerahkan bantuan secara simbolis, menciptakan suasana hangat di tengah keterbatasan.

“Kami berupaya secepat mungkin agar masyarakat bisa kembali hidup normal dan aman,” tegas Pratikno, menutup kunjungannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.