Akurat

Usai Salat Jumat Berjemaah di Kantor, Gubernur Herman Deru Dengarkan Curhat Para Pegawai

Wahyu SK | 20 Juni 2025, 19:16 WIB
Usai Salat Jumat Berjemaah di Kantor, Gubernur Herman Deru Dengarkan Curhat Para Pegawai



AKURAT.CO Suasana hangat dan kekeluargaan terasa di Masjid Al-Hayza, lingkungan Kantor Gubernur Sumatera Selatan, saat Gubernur Herman Deru meluangkan waktu berinteraksi dengan para pegawai usai menunaikan Salat Jumat berjemaah (Jumat, 20/6/2025).

Alih-alih langsung meninggalkan masjid, Herman Deru memilih tetap berada di tengah-tengah para ASN dan non-ASN.

Dia membuka dialog terbuka untuk mendengarkan berbagai masukan, keluhan dan harapan dari para abdi negara tersebut.

Baca Juga: Hadiri RUPS BSB, Gubernur Herman Deru Dorong Reformasi Kinerja dan Strategi Bisnis

Herman Deru menyimak setiap unek-unek yang disampaikan dengan seksama.

Tanpa sekat dan tanpa birokrasi berbelit, suasana dialog berlangsung cair namun bermakna.

Para pegawai merasa dihargai dan diberikan ruang untuk menyuarakan aspirasinya.

"Pemimpin harus hadir, tidak hanya secara fisik tapi juga secara emosional. Ini bentuk kepedulian kita terhadap para pegawai yang telah bekerja keras membangun Sumsel," ujar Herman Deru.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru dan Gubernur Babel Sepakat Bangun Jembatan Bahtera, Simbol Penyambung Sumsel-Babel

Langkah ini bukan yang pertama. Herman Deru memang dikenal dengan pendekatan kepemimpinan yang terbuka dan membumi.

Dia menilai bahwa komunikasi yang efektif dengan jajaran pegawai sangat penting dalam membangun pemerintahan yang responsif dan inklusif.

Untuk memperkuat budaya dialog ini, Herman Deru juga menginstruksikan Sekretaris Daerah Sumsel untuk segera menyediakan kotak saran di lingkungan kantor gubernur.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Optimistis Cetak Sawah 48 Ribu Hektare di Sumsel Bakal Dongkrak Ketahanan Pangan Nasional

Inovasi ini diharapkan menjadi sarana bagi pegawai menyampaikan aspirasi secara tertulis dan berkesinambungan.

Rencananya, seluruh isi dari kotak tersebut akan dibahas secara rutin oleh Gubernur Herman Deru setiap selesai Salat Jumat.

Dengan begitu, tidak akan ada satu suara pun yang terlewatkan dari perhatian pimpinan daerah.

Baca Juga: Bandara SMB II Kembali Berstatus Internasional, Gubernur Herman Deru Resmikan Rute Penerbangan Palembang-Kuala Lumpur

"Saya ingin memastikan bahwa semua suara terdengar. Setiap ide, kritik atau harapan layak mendapat perhatian," kata Herman Deru.

Menurutnya, budaya komunikasi dua arah ini tidak hanya akan memperkuat hubungan internal di pemerintahan tetapi juga berkontribusi pada kualitas pelayanan publik.

Kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa Herman Deru tidak hanya hadir sebagai pemimpin administratif, tetapi juga sebagai figur yang merawat hubungan kemanusiaan dalam birokrasi.

Baca Juga: HUT Kota Palembang, Gubernur Herman Deru Berikan Kado Istimewa Pembangunan Infrastruktur

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Sekda Sumsel, H. Edward Candra, para asisten, kepala OPD dan kepala biro di lingkungan Pemprov Sumsel.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK