Akurat

Perhatikan Pendidikan Keagamaan di Sumsel, Menko Yusril Ihza Mahendra Puji Keseriusan Gubernur Herman Deru

Citra Puspitaningrum | 8 Mei 2025, 22:57 WIB
Perhatikan Pendidikan Keagamaan di Sumsel, Menko Yusril Ihza Mahendra Puji Keseriusan Gubernur Herman Deru

AKURAT.CO Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kumhamimipas), Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, memberikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Herman Deru yang telah memberikan perhatian serius atas tumbuh kembangnya syiar Islam di Provinsi Sumatera Selatan sebagai benteng moral masyarakat.

"Saya ingin menggunakan kesempatan yang berbahagia ini untuk menyampaikan ucapan terima kasih tanpa setinggi-tingginya kepada Gubernur Sumatera Selatan, Bapak Herman Deru, yang telah memberikan perhatian serius terhadap tumbuh kembang pendidikan keagamaan di Provinsi Sumatera Selatan. Kerja-kerja seperti ini, apabila dijalani dengan ikhlas, tentu dapat menjadi benteng moral bagi masyarakat," jelas Yusril, secara virtual, pada pelantikan Dewan Perwakilan Wilayah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (DPW BKPRMI) Sumsel masa bakti 2025-2030 di Rumah Dinas Gubernur, Griya Agung Palembang, Kamis (8/5/2025).

Dikatakan Yusril, masa awal dirinya pun ikut mendirikan Badan Hukum Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia di tahun 1997 bersama rekan-rekan seperti Jimly Asshiddiqie dan sejumlah tokoh penting yang sudah meninggal dunia seperti Abdurrahman Parjo dan lainnya.

"Semua mereka adalah peletak dasar bagi berdirinya BKPRMI, sekarang yang masih ada maupun yang sudah pulang ya tetap mempunyai satu keinginan bahwa BKPRMI, tetap eksis di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pengajaran pendidikan kepada anak-anak dan generasi muda Islam. Dan mendekatkan mereka kepada masjid sebagai pusat kegiatan umat yang ada di lingkungan kita masing-masing. Dari desa-desa dan kampung sampai di kota-kota besar di seluruh Tanah Air," paparnya.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Upayakan ASN Berstatus PPPK Dapat Jaminan Pensiun

Atas dilantiknya kepengurusan DPW BKPRMI Sumsel masa bakti 2025-2030, secara khusus, Yusril menyampaikan ucapan selamat dan tetap berharap organisasi ini lebih memasifkan kegiatan dakwah di tengah masyarakat.

"Semoga kegiatan ini akan menambah kegiatan dakwah yang dilakukan oleh organisasi-organisasi Islam yang lain dan kerja sama yang baik antara ormas-ormas Islam dalam menyampaikan dakwah Islam. Itu sangatlah penting untuk kemajuan dan kemaslahatan bagi kita bersama," katanya.

Sementara, Gubernur Herman Deru dalam arahannya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada BKPRMI Sumsel dalam menjalankan aktivitas keagamaan dan kemasyarakatan.

"BKPRMI Sumsel memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berintegritas. Saya yakin dengan pengurus baru ini, BKPRMI Sumsel akan semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan," ujarnya.

Baca Juga: Dukung Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo, Gubernur Herman Deru Luncurkan Gebrak Kota Palembang

Dia juga berharap agar BKPRMI Sumsel dapat menjadi wadah bagi pemuda dan remaja masjid untuk mengembangkan potensi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Serta memperkuat ukhuwah Islamiyah dan nasionalisme.

"Pemuda dan remaja masjid memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Saya percaya BKPRMI Sumsel akan menjadi garda terdepan dalam membangun karakter bangsa yang kuat dan berakhlak mulia," kata Herman Deru.

Terlebih lagi Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2045. Sebanyak 60 persen penduduknya adalah usia produktif.

Namun demikian, bonus demografi berupa jumlah penduduk ini jika tidak dibarengi antara kuantitas dan kualitas akan menjadi musibah.

Baca Juga: Kantongi SK DPP, Herman Deru Kembali Nahkodai DPW Partai Nasdem Sumsel Periode 2025-2029

Oleh sebab itu, hal ini menjadi tanggung jawab semua pihak.

"Kita jangan menjadi lemah hanya karena sesuatu yang terjadi di lapangan. Dengan ketulusan yang ada di kita semua, maka jumlah guru mengaji akan merata. Begitu pula dengan pemerataan jumlah rumah tahfiz di seluruh daerah harus merata," jelas Herman Deru.

Ketua Umum DPP BKPRMI, Nanang Mubarok, mengucap syukur bisa hadir menjadi saksi pada pelantikan dan pengukuhan DPW BKPRMI Sumsel.

Oleh karenanya, dia berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik bahwa tanggung jawab para ustaz dan ustazah ada di pundak DPW BKPRMI Sumsel.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Dorong KAMMI sebagai Wadah Persiapan Generasi Muda dalam Menyongsong Indonesia Emas 2045

"BKPRMI ini organisasi yang sudah berdiri sejak 48 tahun. Dari hasil berkeliling di Indonesia, di tahun 2025 ini masih kami menjumpai para guru mengaji yang gajinya hanya 50 ribu saja. Padahal, mereka bekerja dengan ikhlas. Saya mengajak semua untuk membantu para guru ngaji ini, mari angkat nasib para guru ngaji dengan program sejuta cinta untuk guru mengaji," jelasnya.

Firdaus SH, selaku Ketua Umum DPW BKPRMI Sumsel 2025-2030, mengatakan, pelantikan ini merupakan kali kedua dirinya dilantik untuk memimpin kembali.

"Pelantikan hari ini sepuluh kali lipat wibawanya dibanding pelantikan saya yang pertama. Ada satu kata yang saya pegang dari arahan pak gubernur pada saat itu, yakni tentang masalah keumatan dan program yang menjadi pekerjaan rumah bagi semua," katanya.

Menurut Firdaus, secara kasat mata, yang bisa dilihat dari hasil kerja BKPRMI adalah adanya TK/TPA di Sumsel.

Baca Juga: Herman Deru Harapkan Atlet Provinsi Sumsel Sukses Dulang Prestasi di Ajang Pornas Korpri dan Fornas 2025

Saat ini ada sebanyak 2.500 TPA yang ditingkatkan menjadi TPA Hafidz.

"Guru mengaji dan seluruh anggota BKPRMI Se-Sumsel berjumlah 26.207 orang. Mereka inilah yang berperan memberantas buta aksara Al-Qur'an. Selain itu, BKPRMI Sumsel mendapat juara keenam Fasi tingkat nasional di Bekasi. Kemudian terdapat 29 badan usaha masjid dan ada 300 juta rupiah donasi untuk Palestina," terangnya.

Pengukuhan DPW BKPRMI Sumsel juga dirangkai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah kabupaten/kota Se-Sumsel dengan DPD BKPRMI Se-Sumsel serta peluncuran gerbang tahfidz yang ditandai pemukulan rebana.

Pengukuhan DPW BKPRMI Sumsel turut dihadiri Staf Khusus Bidang Internasional Kemenko Kumhamimipas, Ahmad Usmarwi Kaffah; para Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Se-Sumsel; Kanwil Kementerian HAM; Kanwil Ditjen Pemasyarakatan; Kanwil Ditjen Imigrasi, bupati/wali kota Se-Sumsel; Forkopimda Sumsel; tokoh masyarakat; pemuka agama; dan tokoh pemuda.

Baca Juga: 7 Program Prioritas Gubernur Herman Deru untuk Pemerataan Kesejahteraan di Sumsel

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.