Akurat

Khoirudin Kenang Brando Susanto: Kerjanya Maksimal dan Semangat Bangun Jakarta

Citra Puspitaningrum | 28 April 2025, 14:35 WIB
Khoirudin Kenang Brando Susanto: Kerjanya Maksimal dan Semangat Bangun Jakarta

AKURAT.CO Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas meninggalnya Anggota DPRD Jakarta, Brando Susanto, seorang tokoh yang dikenal penuh semangat dan dedikasi dalam memajukan Jakarta.

Khoirudin mengenang almarhum, sebagai sosok yang selalu bekerja maksimal dan sangat membantu siapapun, baik dalam pekerjaan maupun dalam berinteraksi sosial.

"Pak Brando terakhir menemani saya dalam acara di Monas, pelepasan saudara-saudara kita yang akan pulang kampung bersama Pak Gubernur. Beliau memang sosok yang sangat semangat, kerjanya maksimal, dan selalu siap membantu siapa saja," ujar Khoirudin saat mengunjungi Rumah Duka Carolus, Jakarta, Senin (28/4/2025).

Dia mengungkapkan, beberapa waktu lalu baru saja menerima tamu dari Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP), anak perusahaan JakPro.

Baca Juga: Detik-detik Brando Susanto Meninggal Saat Pidato di Acara PDIP, Ini Kronologinya!

"Pak Brando ingin membantu JUP dalam melaksanakan hasil produksi mereka, gas dan sebagainya. Saya sangat mengapresiasi semangat beliau yang tak pernah padam untuk memajukan Jakarta," lanjut Khoirudin.

Meskipun Jakarta kehilangan sosok yang penuh semangat dan ramah ini, Khoirudin berharap keluarga yang ditinggalkan dapat menerima cobaan ini dengan sabar dan tabah.

"Kami kehilangan seorang sosok yang luar biasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tutup Khoirudin.

Sebelumnya, Brando Susanto meninggal dunia secara mendadak saat memberikan sambutan dalam acara halal bihalal DPD PDI Perjuangan di Stadion Internasional Velodrome, Jakarta Timur, pada Minggu (27/4/2025).

Brando Susanto sempat tersungkur di atas panggung saat tengah menyampaikan laporan sebagai ketua panitia acara tersebut.

Petugas medis langsung memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.