Pengamat Maritim: PIK 2 Harus Jadi Contoh Pengembangan Ekonomi Maritim Berkelanjutan

AKURAT.CO Proyek pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 bisa menjadi contoh nyata bagaimana wilayah pesisir dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan mendatangkan manfaat besar bagi masyarakat maupun industri maritim.
Pengamat Maritim dari Ikatan Alumni Lemhannas Strategic Center (IKAL SC), Marcellus Hakeng Jayawibawa, menilai, salah satu aspek utama yang perlu diperhatikan oleh pemerintah adalah mengintegrasikan potensi besar sektor maritim Indonesia dengan pembangunan kawasan PIK 2.
Hal ini sangat relevan, mengingat Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia dan kekayaan alam laut yang melimpah.
Baca Juga: Warga Manggarai Keluhkan Saluran Air dan Jalan Rusak, Pemprov Jakarta Harus Cari Solusi
“PIK 2 seharusnya tidak hanya menjadi pusat pariwisata elit, tetapi juga menjadi pusat inovasi dan pengembangan industri maritim. Dengan ide-ide kreatif dan kebijakan yang tepat, kawasan ini bisa menjadi role model bagaimana pembangunan wilayah pesisir yang ramah lingkungan dapat menciptakan dampak ekonomi yang luas,” ujar Marcellus, Kamis (20/3/2025).
Marcellus menekankan pentingnya pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan serta mendukung upaya menciptakan objek wisata yang tidak hanya menarik secara estetika tetapi juga edukatif.
Ia mencontohkan bagaimana kawasan tersebut dapat dirancang untuk mendorong masyarakat lebih memahami dan mencintai ekosistem maritim.
“Pengembangan pariwisata maritim yang terintegrasi dengan pelestarian lingkungan akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi ekonomi lokal tetapi juga bagi upaya konservasi laut. Pemerintah perlu memastikan bahwa proyek ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan ekonomi lokal, dan peningkatan kualitas hidup,” tegasnya.
Lebih lanjut, Marcellus menyarankan agar PIK 2 juga diarahkan menjadi pusat inovasi dalam industri kelautan, perikanan, pelabuhan, dan logistik maritim.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur penunjang seperti pelabuhan kecil dan pusat pelatihan kelautan bisa menjadi bagian dari pengembangan kawasan ini.
“Kalau kita ingin sektor maritim kita berkembang, kita harus melibatkan teknologi dan inovasi. PIK 2 bisa menjadi katalis bagi upaya Indonesia dalam mengembangkan ekosistem ekonomi maritim yang dapat diandalkan dan berkelanjutan,” ujarnya.
Marcellus pun mengajak pemerintah untuk merancang kebijakan yang jelas dan terukur dalam pengelolaan kawasan PIK 2.
Baca Juga: Nonton Langsung Timnas Indonesia vs Australia
Menurutnya, proyek ini perlu diarahkan agar tidak hanya menjadi kawasan pariwisata dan hunian elit, melainkan juga menjadi simbol dari visi besar Indonesia dalam mengoptimalkan potensi maritimnya.
“Kalau ini dilakukan dengan baik, PIK 2 akan menjadi bukti nyata bagaimana pembangunan pesisir dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan tanpa mengorbankan keberlanjutan lingkungan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










