Akurat

Tim DIA Ungkap Dugaan Kecurangan TSM di Pilkada Sulsel 2024, Ada Jutaan Suara Siluman

Citra Puspitaningrum | 10 Januari 2025, 20:12 WIB
Tim DIA Ungkap Dugaan Kecurangan TSM di Pilkada Sulsel 2024, Ada Jutaan Suara Siluman

AKURAT.CO Tim hukum pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 1, Moh Ramdhan "Danny" Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) mengungkapkan dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) pada Pilkada Sulsel 2024.

Juru Bicara DIA, Asri Tadda, menyebut, tim hukum menemukan tanda tangan palsu pada daftar pemilih di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Menurutnya, rata-rata ditemukan 110 tanda tangan palsu tiap TPS dari total 14.548 TPS di Sulsel.

"Dengan demikian, terdapat sekitar 1.600.280 tanda tangan palsu yang kami sebut sebagai suara siluman. Kami siap mempresentasikan temuan ini di hadapan majelis hakim Mahkamah Konstitusi," kata Asri Tadda, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (10/1/2025).

Baca Juga: Bawaslu Akan Bersikap Netral dalam Sidang Sengketa Pilkada 2024

Menurut Asri, terkait dugaan kecurangan TSM ini ditinjau melalui dua pendekatan, yakni selisih partisipasi pemilih dan temuan tanda tangan palsu.

Berdasarkan pendekatan pertama, Tim DIA menemukan bahwa hanya 50 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang menerima undangan memilih.

Fakta ini sejalan dengan pernyataan KPUD Sulsel yang dimuat pada headline koran Fajar edisi 4 Desember 2024.

Selain itu, ditemukan rata-rata sembilan orang per TPS yang tidak mencoblos karena kendala jarak, setara dengan 1,96 persen dari total DPT.

Baca Juga: DPR Ingatkan Pentingnya Peran MK dalam Sengketa Pilkada 2024

"Dari perhitungan kami, realisasi pemilih di Pilgub Sulsel adalah 48,04 persen. Sementara, KPU mencatat partisipasi pemilih mencapai 71,8 persen. Selisih ini menunjukkan adanya 23,76 persen suara tak bertuan, atau sekitar 1.587.360 suara," jelasnya.

Pendekatan kedua melibatkan analisis tanda tangan pada daftar pemilih.

Tim Hukum DIA menemukan rata-rata 110 tanda tangan palsu di setiap TPS, yang jika dikalikan dengan jumlah TPS, menghasilkan sekitar 1.600.280 tanda tangan palsu.

"Baik dari selisih partisipasi pemilih maupun tanda tangan palsu. Temuan kami memberikan angka yang hampir sama yaitu lebih dari 1,5 juta suara siluman," kata Asri.

Baca Juga: DKPP Apresiasi Polri Jaga Keamanan Saat Pemilu dan Pilkada 2024

Berdasarkan temuan ini, Tim DIA meyakini pasangan Danny-Azhar adalah pemenang sebenarnya dalam Pilkada Sulsel 2024.

"Versi KPU, pasangan DIA memperoleh 1.600.029 suara, sementara pasangan Andalan Hati mendapat 3.014.255 suara. Namun, jika suara pasangan 02 dikurangi dengan suara siluman yang kami temukan, mereka hanya mendapat 1.587.360 suara. Maka, pasangan DIA seharusnya menang," Asri memaparkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.