Dorong 100 Persen Air Bersih di Jakarta pada 2030, PAM JAYA Kebut Pembangunan Perpipaan

AKURAT.CO Progres pembangunan jaringan perpipaan air bersih oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum Jaya (PAM JAYA) terus menunjukkan perkembangan positif. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mencapai target 100 persen cakupan air bersih bagi seluruh warga Jakarta pada 2030.
Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini ditunjang oleh penerapan teknologi inovatif, disiplin operasional, dan kerja sama sinergis.
"Kami berkomitmen untuk memastikan ketersediaan air bersih berkualitas bagi warga Jakarta. Beragam upaya, seperti pembangunan reservoir komunal, pengembangan sistem penyediaan air minum (SPAM), serta penambahan instalasi pengolahan air (IPA) di beberapa lokasi seperti Buaran III, Ciliwung, dan Pesanggrahan terus dilakukan untuk mendukung distribusi air yang efisien dan berkelanjutan," kata Arief dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (14/12/2024).
PAM JAYA mencatat berbagai pencapaian sepanjang 2024, salah satunya adalah inovasi pembangunan reservoir komunal yang meraih juara pertama dalam Jakarta Innovation Awards oleh Bappeda Jakarta, serta penghargaan Inovasi Membangun Negeri kategori Transformasi Produk dan Jasa dari TvOne.
Baca Juga: Dukung Kedaulatan Air Jakarta 2030, PAM Jaya Bangun Instalasi Pengolahan Air Ciliwung di Jaksel
Reservoir komunal ini dirancang untuk memastikan stabilitas distribusi air di wilayah dengan tekanan air rendah. Saat ini, enam titik di Jakarta telah memiliki reservoir komunal, di antaranya Pluit, Cilincing, Duri Kosambi, Marunda Kepu, Taman Sari, dan Marunda. Hingga akhir 2024, PAM JAYA menargetkan penyelesaian 13 reservoir komunal.
Direktur Pelayanan PAM JAYA, Syahrul Hasan, menambahkan, pengembangan proyek SPAM Jatiluhur dan SPAM Karian Serpong sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional Kementerian PUPR, menjadi kunci pencapaian target 2030.
"SPAM Jatiluhur tahap 1 saat ini tengah berjalan, dengan 20.231 pendaftaran sambungan baru telah diterima. Sementara itu, SPAM Karian Serpong sedang dalam tahap pengembangan di Kementerian PUPR dan diharapkan mulai beroperasi tahap pertama pada 2026," jelas Syahrul.
Dia menambahkan, PAM JAYA menargetkan total 2 juta sambungan perpipaan untuk mendukung cakupan penuh pada 2030.Selain pembangunan infrastruktur, PAM JAYA juga fokus meningkatkan kompetensi internal melalui program pelatihan dan pengembangan karyawan.
"Langkah ini diambil untuk mendukung peningkatan layanan bagi masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menyediakan kebutuhan air bersih secara menyeluruh," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







