Akurat

Fifian Adeningsi Mus Komitmen Wujudkan Kepulauan Sula yang Cerdas dan Bahagia

Mukodah | 19 November 2024, 20:19 WIB
Fifian Adeningsi Mus Komitmen Wujudkan Kepulauan Sula yang Cerdas dan Bahagia

AKURAT.CO KPUD Kabupaten Kepulauan Sula baru-baru ini menggelar Debat Publik Kedua Pilkada Kabupaten Kepulauan Sula.

Dalam debat kedua ini, pasangan calon petahana, Fifian Adeningsi Mus dan Saleh Marasabessy (FAM-SAH), penuh optimisme dan semangat memaparkan visi misi mereka.

Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut 2 ini nampak percaya diri dalam menghadapi lawannya yakni Ihsan Umaternate-Darwis Gorontalo dan Hendrata Thes-Natsir Sangadji.

Dalam debat, Fifian Adeningsi Mus memaparkan visi misinya dengan sangat jelas dan lugas.

Ia menjelaskan bahwa visinya masih tetap sama, yakni visi untuk mewujudkan Sula yang bahagia.

Bahagia sendiri menjadi tagline yang diambil dari paduan kata bersih, aman, hebat, adil, giat, inovatif dan agamis.

Baca Juga: Pedoman Rangkaian Kegiatan Hari Guru Nasional 2024 Resmi dari Mendikdasmen, Berlangsung Selama Sebulan!!

Menurut Fifian, langkah pertama yang akan dilakukan FAM-SAH untuk Sula Bahagia adalah melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM).

"Kita semua tahu bahwa kemajuan sebuah daerah bergantung pada kualitas manusia-manusia yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, program pendidikan akan menjadi prioritas utama kita. Dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, kita akan meningkatkan sarana dan prasana di STAI Babussalam dan membangun Universitas Sula. Kita akan memastikan setiap anak di Sula mendapatkan pendidikan yang layak, yang tidak hanya memadai secara kuantitas tetapi juga berkualitas. Kita akan mencerdaskan putra putri Sula, tidak ada lagi yang putus sekolah," Fifian memaparkan, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa (18/11/2024)

Pasangan FAM-SAH juga akan meningkatkan kualitas guru, tenaga kesehatan serta ASN, yang akan memastikan pelayanan publik lebih baik.

Dalam Sula Bahagia, kata Fifian, setiap putra putri Sula akan diberikan kesempatan berkontribusi dalam pembangunan, mengemukakan ide dan gagasan untuk membawa kemajuan.

Dengan SDM yang unggul, Sula akan dibangun dengan kekuatan ide dan kreativitas yang luar biasa.

"Namun, Sula yang bahagia tidak hanya tercipta dengan SDM yang terdidik dan terampil. Kita juga membutuhkan kepastian hukum yang menjadi landasan bagi masyarakat untuk merasakan keadilan. Kepastian hukum bukan hanya tentang aturan yang ada, tetapi tentang penegakan hukum yang adil dan transparan, yang menjamin hak-hak setiap warga negara, serta menciptakan rasa aman dan nyaman bagi kita semua," jelasnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil-Suswono Unggul di Survei Elektabilitas Pilkada DKI Jakarta

Dan yang paling penting dalam mewujudkan Kabupaten Sula yang bahagia adalah pembangunan ekonomi berkelanjutan juga merata.

"Kabupaten Kepulauan Sula memiliki banyak potensi alam yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak perekonomian. Dari sektor perikanan, pertanian, pariwisata hingga perdagangan, kita akan memperkuat semua sektor ini. Agar masyarakat Sula bisa merasakan manfaat nyata dari potensi tersebut," beber Fifian.

Tidak sampai di situ, pembangunan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan serta fasilitas umum lainnya akan terus menjadi prioritas utama.

Dalam masa kepemimpinannya, banyak jalan dan jembatan yang sudah berhasil dibangun, Fifian meyakini bahwa infrastruktur yang baik akan membuka akses ke pasar, mempermudah distribusi barang dan jasa.

Serta memperkuat konektivitas antarwilayah, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini terisolasi.

Fifian juga akan berfokus pada pemekaran Mangoli Raya.

Baca Juga: 10 Ide Kado Unik dan Berkesan untuk Guru Kesayangan di Hari Guru 2024

Pemekaran ini bukan sekadar pembagian wilayah, tetapi sebuah langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang selama ini kurang terjangkau.
Mangoli Raya harus mendapatkan perhatian lebih, dengan pemekaran yang akan membawa pelayanan publik lebih dekat kepada masyarakat.

"Dengan adanya pemekaran ini, kita akan lebih mudah mengoptimalkan potensi alam dan sumber daya yang ada di sana, meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dan memberikan mereka kesempatan untuk berpartisipasi lebih aktif dalam pembangunan daerah," ujar Fifian.

"Saat ini dokumen pengelolaan daerah otonomi baru, pemekaran Mangoli Raya, sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula. Menunggu dicabutnya moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat. Maka pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sula bersama seluruh masyarakat Sula, khususnya masyarakat Pulau Mangoli menjadi garda terdepan untuk sama-sama memperjuangkan pemekaran Mangoli Raya," tambahnya menjelaskan.

Fifian optimis Sula hanya bisa maju dan berkelanjutan jika semua pihak bersatu.

Sula akan bersinar jika tetap bersama dan kemajuan hanya bisa terlihat jika semua orang merasa bahagia.

"Inilah yang kami, pasangan FAM-SAH, yakini. Kami percaya bahwa kebahagiaan sejati akan terjadi jika kita semua bergandengan tangan jika setiap warga Sula berperan aktif, memberikan kontribusi, mengisi pembangunan dan memberikan ide-ide serta gagasan untuk kemajuan daerah ini," kata Fifian.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK Kementerian Pertahanan Tahap Dua Dibuka, Simak Syarat dan Link Daftarnya

"Kami ingin setiap putra putri Sula merasakan hak mereka untuk berpartisipasi dalam pembangunan, untuk menjadi bagian dari setiap keputusan yang diambil demi masa depan yang lebih baik. Tidak ada satu pun yang bisa dikesampingkan. Setiap suara, setiap harapan, setiap mimpi adalah bagian penting dari perjalanan kita menuju Kabupaten Sula yang lebih baik dan bahagia," jelasnya.

Dalam visi pasangan FAM-SAH, bahagia adalah kunci untuk semua itu.

Bahagia adalah hasil dari dedikasi, hasil dari ide-ide kreatif yang dikembangkan, hasil dari kerja keras kita bersama.

Sebab, perubahan hanya bisa tercapai jika kita saling mengisi, saling mendukung dan saling menghargai.

"Jika kita bersatu, jika kita saling mengisi dan bergandengan tangan, maka kita akan mencapai Sula yang tidak hanya maju tetapi juga bahagia. Sebuah Sula yang bersih, aman, hebat, adil, giat, inovatif dan agamis, di mana setiap warga merasa dihargai dan diberdayakan," ungkap Fifian.

"Setiap sudut Kabupaten Kepulauan Sula menyimpan potensi yang menanti untuk dikembangkan dengan optimal. Mari kita bergerak bersama untuk menciptakan Kabupaten Kepulauan Sula yang Cerdas dan Bahagia," tutupnya dengan penuh harapan.

Baca Juga: Antisipasi Kerawanan Pilkada, Bawaslu Soroti TPS Tak Ramah Penyandang Disabilitas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK