Akurat

Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi Tinjau Banjir Rob di Muara Angke

Citra Puspitaningrum | 18 November 2024, 15:48 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi Tinjau Banjir Rob di Muara Angke

AKURAT.CO Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, meninjau langsung dampak banjir rob atau gelombang pasang air laut di kawasan Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam kunjungannya, Teguh menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta terus berupaya menangani genangan air, melalui pemetaan lokasi-lokasi yang terdampak. Dia juga meminta seluruh jajaran, termasuk Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk secara rutin memantau kondisi lapangan.

"Kemarin sudah melihat beberapa area di sekitar pantai, sekarang kita melihat di area Muara Angke ini. Tadi sudah bicara dengan Pak RW dan Pak RT untuk dicarikan solusinya," kata Teguh, Senin (18/11/2024).

Baca Juga: Ada Fenomena Supermoon, Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir ROB

Selain itu, dia menginstruksikan jajarannya untuk memastikan aliran air dapat surut dengan cepat dan mempercepat pembangunan tanggul pada 2025. Upaya ini dianggap sebagai langkah penting untuk mengurangi dampak banjir rob di kawasan pesisir Jakarta Utara.

"Kami juga terus berkoordinasi dalam menangani permasalahan ini bersama-sama. Baik itu lintas OPD, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Dinas Sosial, BPBD, dan Wali Kota Jakarta Utara," ujarnya.

Dalam beberapa hari terakhir, kawasan pesisir seperti Muara Angke dan Muara Baru dilaporkan terdampak banjir rob. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, banjir rob telah menggenangi lima RT dan tiga ruas jalan di Jakarta Utara.

Kondisi banjir pada Senin (18/11/2024) merupakan yang tertinggi dalam tiga hari terakhir, dengan ketinggian air mencapai satu meter. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama selama puncak pasang air laut.

Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperbaiki infrastruktur dan mengatasi banjir rob demi kenyamanan warga yang tinggal di kawasan pesisir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.