KKN Moderasi Beragama, UIN Walisongo Terjunkan 240 Mahasiswa di Kecamatan Gunung Pati

AKURAT.CO Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Islam Negeri Walisongo melaksanakan penyerahan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kantor Kecamatan Gunung Pati, Kota Semarang, pada Selasa (2/7/2024).
Penyerahan mahasiswa KKN diterima langsung oleh Camat Gunung Pati, Trimulyono, dan Kepala LP2M UIN Walisongo, Moh. Masrur M. Ag.
Sebanyak 240 mahasiswa akan menjalankan pengabdian pada masyarakat di Kecamatan Gunung Pati dengan 16 posko yang tersebar di beberapa kelurahan.
Pengabdian masyarakat berlangsung dari 2 Juli hingga 17 Agustus 2024.
Baca Juga: Film 1 Kakak 7 Ponakan Segera Syuting, Diperankan Amanda Rawles hingga Maudy Koesnaedi
Kepala LP2M UIN Walisongo, Moh. Masrur, mengatakan, KKN tahun ini memiliki program utama yaitu moderasi beragama.
"Adapun, program utama dari KKN Moderasi Beragama adalah memperdayakan dan pendampingan masyarakat di bidang pendidikan, keagamaan, kesehatan, ekonomi kreatif, kesetaraan gender serta moderasi beragama," jelasnya, melalui keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (3/7/2024).
KKN Moderasi Beragama diikuti mahasiswa UIN Walisongo dari delapan fakultas, yaitu Fakultas Dakwah dan Komunikasi(FDK), Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP), Fakultas Psikologi dan Kesehatan (FPK), Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Pendidikan (FITK).
Pelepasan peserta KKN Moderasi Agama disambut baik oleh pihak Kecamatan Gunung Pati.
Baca Juga: Apa Itu Virus West Nile yang Mewabah di Israel? Ini Penjelasan, Gejala dan Pencegahannya
Sekretaris Kecamatan Gunung Pati, Al Frida Very Sanavel, mengucapkan terima kasih kepada UIN Walisongo.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada UIN Walisongo yang masih mempercayai kami sebagai lokasi pengabdian mahasiswa," ujarnya.
Frida juga berharap agar mahasiswa dapat menggali potensi-potensi yang ada.
Serta dapat mengembangkan program kerja sesuai dengan kondisi, budaya dan kearifan masyarakat lokal.
Baca Juga: Heru Budi Hartono dan Gibran Blusukan, Tanda-tanda Lobi Politik di Pilkada Jakarta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini







