Akurat

Khofifah Bakal Libatkan Muslimat NU Didik 1.000 Anak Palestina di Jatim

Atikah Umiyani | 7 Juni 2024, 19:26 WIB
Khofifah Bakal Libatkan Muslimat NU Didik 1.000 Anak Palestina di Jatim

AKURAT.CO Mantan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik rencana Presiden Terpilih, Prabowo Subianto yang akan mengevakuasi dan merawat 1.000 anak-anak Palestina ke Indonesia.

Dia pun menyampaikan kesiapannya untuk terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut. Sebagai Ketua Muslimat NU, Khofifah mengaku ingin terlibat untuk mendidik 1.000 anak-anak dari Palestina.

Muslimat NU juga memiliki pusat pembelajaran terbesar di Malaysia. Dia berencana untuk mengerahkan timnya ke Jawa Timur agar bisa membantu mendidik anak-anak Palestina.

"Kami ingin melaporkan bahwa selama ini Muslimat NU memiliki learning center terbesar di Malaysia, karena mereka tidak dimungkinkan untuk mengikuti pembelajaran resmi, jadi learning center yang ada di Malaysia kemudian kita kirim ke Jatim," kata Khofifah di kediaman Prabowo, Jl. Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2024).

Baca Juga: Jatim dan Jabar Siap Terima 1.000 Anak-anak Palestina, Prabowo: Dididik di Pesantren

Dia meyakini, upaya untuk mendidik anak-anak Palestina akan berjalan lancar. Selain sudah berpengalaman, pendidikan yang akan diberikan kepada anak-anak Palestina yaitu berbasis pesantren, sehingga akan proses adaptasi dan pembelajaran akan berlangsung lebih mudah.

"Kami sudah punya pengalaman bagaimana mendidik putra putri terutama dari PMI, pekerja migran yang ada di Malaysia," tuturnya.

"Sehingga kami insya Allah pada posisi siap untuk pendidikan, semuanya berbasis pesantren, apalagi mereka berbahasa Arab jadi insya Allah di pesantren tidak ada masalah," sambungnya.

Pihaknya akan membangun sinergi sebaik mungkin dengan pemerintah agar proses evakuasi dan merawat anak-anak Palestina bisa berjalan dengan baik dan lancar.

"Jadi posisi untuk bisa memberikan perbantuan apa yang bisa kami lakukan, kami ikhtiarkan, insyaallah kami akan membangun sinergi sebaik mungkin, semaksimal mungkin," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.