Akurat

Polda Banten Siapkan Pengamanan Wisata Anyer Agar Tak Ganggu Arus Balik Lebaran

Dwana Muhfaqdilla | 10 April 2024, 21:04 WIB
Polda Banten Siapkan Pengamanan Wisata Anyer Agar Tak Ganggu Arus Balik Lebaran

AKURAT.CO Kapolda Banten, Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, pihaknya telah menyiapkan personel pengamanan untuk arus wisata, agar tidak mengganggu pengamanan arus balik. Mengingat, arus balik jatuh bertepatan di akhir pekan.

"Tidak mengganggu pengamanan arus balik karena terdapat personel khusus jalur wisata dan melibatkan personel dari Polres Pandeglang dan personel Polda sebanyak kurang lebih 300 personel ditambah dari Polair," kata Abdul kepada wartawan, Rabu (10/4/2024).

Dia berharap, agar pemudik bisa memahami mekanisme arus mudik yang telah dipersiapkan oleh Polda Banten, terlebih arus balik terjadi bersamaan dengan arus wisata.

"Arus balik bersamaan dengan arus wisata karena pada saat arus balik Sabtu-Minggu pada saat itu juga banyak masyarakat yang melakukan wisata ke Anyer," imbuhnya.

Baca Juga: Antisipasi Kemacetan Saat Arus Balik, Polda Banten Pisahkan Jalur Motor dan Kendaraan Roda 4

Selain itu, pihaknya masih akan melakukan bongkar arus balik pada Pelabuhan Ciwandan dari Pelabuhan Panjang Lampung.

"Persoalan yang sudah kita kaji adalah di simpang JLS dan disitu terdapat pelabuhan Ciwandan, dan masih dilakukan bongkar arus balik dari Pelabuhan Panjang Lampung, dan di simpang JLS diterapkan sistem one way untuk menuju ke Anyer," jelasnya.

Abdul menambahkan, ketika terjadi bongkaran pemudik di Pelabuhan Ciwandan, maka rekayasa lalu lintas one way pada lokasi terkait akan ditunda terlebih dahulu. Sebab, pihaknya akan memprioritaskan bongkaran pemudik.

Diketahui, Polda Banten akan melakukan pengamanan terkait arus balik Lebaran 2024 mulai Jumat (12/4/2024) sampai ke Senin (15/4/2024). Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu (13/4/2024) dan Minggu (14/4/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.