Akurat

MIRIS! Dikira Tugas, Eks Casis Bintara TNI AL Ternyata Tewas Dibunuh 1 Tahun Lalu dan Mayatnya Dibuang ke Jurang

Mitha Theana | 1 April 2024, 14:24 WIB
MIRIS! Dikira Tugas, Eks Casis Bintara TNI AL Ternyata Tewas Dibunuh 1 Tahun Lalu dan Mayatnya Dibuang ke Jurang

AKURAT.CO Ramai di media sosial berita duka yang menimpa keluarga casis Bintara TNI AL Gelombang 2 Tahun 2022, Iwan Sutrisman Telaumbanua (22).

Sosok Iwan Sutrisman Telaumbanua yang dikira sedang melaksanakan tugas TNI AL ternyata telah tewas terbunuh sejak 2022 tepatnya pada 24 Desember.

Diketahui, kabar meninggalnya Iwan Sutrisman Telaumbanua diungkapkan oleh Pom Lanal Nias pada 28 Maret 2024 lalu.

Baca Juga: Terjemahan Lagu Terbaru SHEESH - BABYMONSTER, Comebacknya Ahyeon Perdana OT7!

Saat itu, keluarga melapor ke komandan Posal Lahewa terkait korban yang tidak ada kabar dari tahun 2022 saat mengikuti pendidikan casis di Padang.

Usut punya usut, Iwan tewas dibunuh oleh personil Pomal Lanal Nias, Serda Pom Adan yang mengakui telah membunuh korban di wilayah Sawah Lunto, Sumatera Barat dengan dibantu oleh satu orang temannya.

Kronologi Kejadian

Dalam konferensi pers yang disampaikan oleh Komandan Lanal Nias, Kolonel Laut Wishnu Ardiansyah pada Sabtu (30/3/2024) lalu, peristiwa pembunuhan berawal ketika korban mengikuti seleksi penerimaan anggota TNI AL Gelombang 2 di Lanal Nias pada 2022 silam.

Baca Juga: Ternyata Sosok Inilah yang Pertama Kali Pencetus THR di Tahun 1950

Namun, korban dinyatakan gugur pada tes seleksi atau tidak memenuhi syarat.

Kemudian, anggota TNI AL, Serda Pom Adan yang merupakan personil Pomal di Lanal Nias yang juga kenalan kaka korban menawarkan dapat meloloskan Iwan untuk menjadi anggota TNI AL dan ikut seleksi di Padang Sumatera Barat.

Serda Adan lantas menjajikan kepada pihak keluarga bahwa Iwan bisa lolos asalkan mereka bersedia memberikan sejumlah uang dengan nila sebesar Rp200 juta.

Pada 16 Desember 2022, Serdan Adan yang menawarkan hal tersebut yang lantas disetujui oleh keluarga korban dengan pembayaran secara bertahap dan menanggung segala biaya perjalanan ke Padang berangkat melalui Pelabulan Gunungsitoli.

Baca Juga: Google Akan Hadirkan Chatbot Gemini ke Tablet Android Berikutnya 

Pada 22 Desember 2022, Serda Adan mengirimkan foto Iwan kepada keluarga dengan menggunakan pakaian dinas lengkap dan kepala sudah gundul.

Serdan Adan juga menyampaikan bahwa Iwan sudah lulus dan akan mengikuti pendidikan di Tanjung Uban serta meminta keluarga untuk menstransfer sejumlah uang.

Keluarga Iwan mengaku awalnya tidak menaruh curiga dengan pelaku karena sudah mengenal baik dengan keluarga, bahkan pelaku sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga dan mengirimkan foto bersama Iwan.

Baca Juga: Kabar Baik Buat Pemudik, Harga BBM Pertamina Tak Naik Jelang Lebaran

Setelahnya beberapa kali Serda Adan juga menghubungi pihak keluarga korban untuk meminta uang guna keperluan pendidikan Iwan, seperti pada April 2023, Serda Adan meminta keluarga agar menyiapkan 2 ekor burung murai (seharga Rp14 juta) untuk diserahkan kepada pamannya yang berdinas di Padang.

Selama setahun, keluarga tidak dapat berkomunikasi bahkan putus komunikasi dengan Iwan dan tidak pernah mengetahui keberadaan anak, saudara, dan adik mereka itu.

Hingga pada akhirnya keluarga Iwan melapor ke Lanal Nias dan kasus terbongkar setelah Serda Adan ditangkap satuannya dan diperiksa.

Baca Juga: BPS Catat 3 Wilayah Alami Kenaikan IPH Tertinggi di Pekan Keempat Maret 2024

Diungkapkan bahwa pada 28 Maret 2023, Serda Adan bersama temannya Alvin telah menghilangkan nyawa Iwan pada 24 Desember 2022 sore dengan cara ditusuk dibagian perut menggunakan pisau dan mayatnya dibuang di jurang daerah Talawi Sawahlunto, Sumatera Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.