Peringati Hari Sumpah Pemuda, Bechi Bangun Rumah Gratis Untuk Dhuafa dan Fakir Miskin
Citra Puspitaningrum | 22 Oktober 2023, 20:46 WIB

AKURAT.CO Memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober dimaknai dengan perjuangan dan tekad untuk menghadirkan kesetaraan bagi rakyat Indonesia.
Salah satunya yang dilakukan oleh Muhammad Subchi Azal Tsani, atau akrab disapa Mas Bechi.
Sebagai generasi muda, ia memiliki peranan penting dalam perjuangannya membantu warga membutuhkan yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan memberikan bantuan rumah gratis.
Baca Juga: Link Download Logo Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Tahun 2023, Kemenpora Unggah Desain Baru Penuh Makna
Sekretaris DPP Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID), Mulyono, menjelaskan, dalam tasyakuran Sumpah Pemuda, Mas Bechi yang juga merupakan pimpinan sekaligus Ketua Umum OPSHID dikenal sebagai tokoh muda yang memiliki jiwa nasionalisme tinggi. Kepeduliannya, lanjut Mulyono dibuktikan dengan membantu warga yang kurang mampu.
"Untuk mensyukuri Sumpah Pemuda, Mas Bechi berperan aktif dalam mengatasi permasalahan Rutilahu yang dialami fakir miskin maupun kaum dhuafa. Caranya yaitu dengan memberikan bantuan pembangunan rumah gratis," terang Mulyono dalam keterangannya, Minggu (22/10/2023).
Mulyono menambahkan, sebagai bentuk syukur dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, Mas Bechi pun menggagas program pembangunan rumah gratis atau rumah layak huni yang lebih dikenal dengan nama Rumah Syukur Layak Huni Shiddiyyah (RSLHS).
Tentunya dengan harapan agar permasalahan Rutilahu bisa diatasi secara maksimal.
"Program rumah gratis atau RSLHS yang digagas Mas Bechi adalah inisiatif yang sangat positif. Karena tidak hanya mendukung tujuan Sumpah Pemuda untuk persatuan dan kesatuan, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Khususnya membantu warga dengan Rutilahu-nya," jelasnya.
Dengan memberikan rumah gratis kepada warga yang membutuhkan salah satunya dalam rangka mensyukuri Sumpah Pemuda, Mas Bechi mampu menjembatani kesenjangan sosial dan memastikan lebih banyak lagi orang yang memiliki Rutilahu bisa tinggal di Rumah Layak Huni.
Mulyono menilai, semangat semacam ini, yang muncul dari Sumpah Pemuda, mendorong individu seperti Mas Bechi untuk bertindak nyata mengganti Rutilahu dengan rumah gratis demi kesejahteraan bersama dan persatuan Indonesia.
"Tindakan Mas Bechi dan OPSHID dengan program rumah gratis atau RSLHS ini mencerminkan semangat nasionalisme Sumpah Pemuda, di mana keberpihakannya pada warga yang kurang beruntung dengan Rutilahu-nya adalah bagian dari peran aktif dalam memajukan bangsa dan negara," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.






