Akurat

Semen Padang vs Malut United: Kie Raha 'Buang Kemenangan' di Depan Mata, Hendri Susilo Tetap Bersyukur

Zainal Hasan | 21 Februari 2026, 18:03 WIB
Semen Padang vs Malut United: Kie Raha 'Buang Kemenangan' di Depan Mata, Hendri Susilo Tetap Bersyukur

AKURAT.CO, Pelatih Malut United, Hendri Susilo, memilih melihat sisi positif dari hasil imbang 2-2 timnya kontra Semen Padang FC pada pekan ke-22 Super League 2025-2026.

Bermain di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatra Barat, Jumat (20/2) malam WIB, Laskar Kie Raha sempat unggul 2-0. Namun, pada hasil akhir mereka diimbangi menjadi 2-2.

Meski gagal meraih kemenangan, Hendri Susilo tetap bersyukur bisa membawa pulang satu poin dari laga yang berlangsung terbuka.

Baca Juga: Semen Padang vs Malut United: Laskar Kie Raha Tetap Prima Meski Adaptasi Ramadan

“Hasil cukup adil, laga berjalan bagus. Alhamdulillah Malut United meraih poin di Padang,” ujar Hendri Susilo melalui konferensi pers usai pertandingan.

Malut United tampil agresif sejak menit awal. Skema serangan cepat yang diperagakan tim tamu membuahkan hasil ketika Tyronne del Pino membuka keunggulan pada menit ke-22.

Tekanan tidak berhenti di situ. Pada menit ke-39, Nilson Junior menggandakan keunggulan usai memaksimalkan umpan Igor Inocencio.

Dua gol dari enam percobaan tembakan menjadi bukti efektivitas permainan Malut United pada babak pertama.

Hendri menilai performa anak asuhnya pada 45 menit awal mencerminkan kerja keras serta disiplin taktik yang berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: Persib vs Malut United: Merasa Dirugikan, Laskar Kie Raha Pertanyakan Koordinasi Wasit dan VAR

Meski demikian, tuan rumah juga memberi ancaman melalui empat tembakan tepat sasaran dari total delapan percobaan.

Memasuki babak kedua, Semen Padang meningkatkan intensitas. Permainan lebih terbuka serta tekanan bertubi-tubi membuat lini belakang Malut United bekerja ekstra.

Kiper Alan Jose Bernardon sempat tampil gemilang dengan mencatat tujuh penyelamatan penting hingga pertengahan babak kedua.

Namun, gempuran tuan rumah akhirnya berbuah dua gol balasan dari enam percobaan tembakan, empat di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Situasi kian sulit bagi Malut United setelah Safrudin Tahar menerima kartu kuning kedua di pengujung laga, sehingga memaksa tim bermain dengan sepuluh orang.

“Semen Padang melakukan perubahan pada babak kedua. Mereka bermain lebih terbuka serta meningkatkan intensitas pertandingan,” kata Hendri.

Posisi Klasemen dan Fokus Berikutnya Malut United

Tambahan satu poin membuat Malut United tetap bertahan di peringkat empat dengan koleksi 41 poin.

Mereka tertinggal lima angka dari Borneo FC Samarinda yang mengoleksi 46 poin dari 20 laga.

Sementara itu, kemenangan Persija Jakarta atas PSM Makassar mengubah peta persaingan papan atas.

Persija kini mengoleksi 47 poin dari 22 pertandingan, sejajar dengan Persib Bandung yang masih menyisakan dua laga lebih banyak.

“Secara matematis, hasil imbang di Padang cukup merugikan Malut United. Namun, inilah sepakbola,” tutur Hendri.

Malut United tidak punya banyak waktu untuk larut. Pada pekan ke-23, mereka akan menjamu Persija di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Z
Reporter
Zainal Hasan
Z