Akurat

Dituding Laporkan Timnas Malaysia ke FIFA, Erick Thohir: Maaf, Kelas Saya Bukan di Situ

Dian Eko Prasetio | 21 Februari 2026, 21:39 WIB
Dituding Laporkan Timnas Malaysia ke FIFA, Erick Thohir: Maaf, Kelas Saya Bukan di Situ

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, membantah keras tudingan media Malaysia yang menyebut dirinya melaporkan Tim Nasional Malaysia ke FIFA terkait skandal naturalisasi.

Erick Thohir menegaskan bahwa kabar yang beredar di Negeri Jiran tersebut sepenuhnya tidak benar alias hoaks.

Ia heran dengan tuduhan tersebut dan menekankan bahwa fokusnya saat ini adalah membangun kualitas sepakbola Indonesia agar bisa bersaing di level dunia, bukan mengintervensi urusan negara lain.

Baca Juga: Krisis Sepak Bola Malaysia Memburuk, Seluruh Komite Eksekutif FAM Mengundurkan Diri

"Tadi saya sudah bilang secara halus, saya rasa buat apa kita mengintervensi kemajuan negara lain? Ya, tidak benar pastinya," ujar Erick Thohir saat ditemui awak media di Kemenpora, Jakarta, Jumat (20/2).

Mantan Presiden Inter Milan itu menambahkan, alih-alih saling menjatuhkan sesama negara Asia Tenggara, ia justru mendorong adanya persaingan sehat untuk meningkatkan kualitas sepakbola di kawasan regional.

Menurutnya, standar sepakbola Asia harus terus dipacu agar mampu mengejar ketertinggalan dari negara-negara Eropa maupun Amerika Latin.

"Saya mohon maaf, kelasnya enggak di situ. Justru kita mendorong bagaimana persaingan itu terus ditingkatkan di Asia Tenggara dan sekitarnya supaya kita sendiri bisa meningkatkan kualitas kita," tegas Erick.

Ia menilai kemajuan negara-negara tetangga justru menjadi motivasi bagi Indonesia untuk ikut berkembang. Sinergi dan rivalitas yang positif di Asia dianggap lebih penting daripada melakukan tindakan diplomasi negatif di level internasional.

Baca Juga: Polisi Malaysia Terima 45 Laporan Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen 7 Pemain Naturalisasi Harimau Malaya

Selain menanggapi isu dari Malaysia, Erick memberikan komentar singkat terkait insiden kerusuhan suporter yang melibatkan Persib Bandung baru-baru ini.

Ia memilih untuk bersikap hati-hati dan menunggu hasil evaluasi resmi dari pihak berwenang. Erick menyatakan bahwa kejadian serupa harus terus diantisipasi agar tidak mencoreng citra sepakbola nasional di mata internasional.

"Kita tunggu dari AFC sendiri seperti apa penilaiannya. Tentu itu ada wilayah yang lebih tinggi lagi, saya tidak mau berkomentar sebelum sanksinya nyata," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.