Kalah 2-3, Garudayaksa Tersungkur di Markas Adhyaksa FC
Endarti | 5 Januari 2026, 06:00 WIB

AKURAT.CO, Garudayaksa FC harus mengakui keunggulan Adhyaksa FC usai kalah tipis 2-3 pada laga pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025-2026.
Pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium (BIS), Serang, Banten, Minggu (4/1), itu berjalan sengit sejak menit awal dan menyuguhkan duel terbuka dari kedua tim.
Adhyaksa FC langsung tampil menekan dan membuka keunggulan cepat pada menit keenam. Tekanan yang mereka lakukan berbuah gol bunuh diri Komang Tri Arta Wiguna yang membuat Garudayaksa FC tertinggal lebih dulu.
Namun, respons cepat ditunjukkan tim tamu. Everton Nascimento De Mendonica sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-12 setelah memaksimalkan peluang di area pertahanan lawan.
Pertandingan kian berlangsung intens. Adhyaksa FC kembali unggul melalui gol Dedi Hartono pada menit ke-17.
Garudayaksa harus bermain dengan sepuluh pemain usai Komang Tri Arta Wiguna mendapat kartu merah langsung di menit ke-24.
Unggul jumlah pemain, dominasi tuan rumah berlanjut hingga Adilson Gancho Da Silva mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-35 sekaligus membawa Adhyaksa menjauh.
Menjelang turun minum, Garudayaksa FC kembali memberikan perlawanan lewat gol kedua Everton pada menit ke-43. Skor 3-2 untuk keunggulan Adhyaksa FC bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Garudayaksa FC berusaha mengejar ketertinggalan meski. Pelatih Khamid Mulyono melakukan sejumlah perubahan formasi dan pergantian pemain demi menjaga keseimbangan tim sekaligus meningkatkan daya serang.
Beberapa peluang sempat tercipta, namun belum mampu mengubah keadaan hingga peluit panjang dibunyikan. Khamid Mulyono mengapresiasi perjuangan para pemainnya yang tetap tampil disiplin dan penuh semangat meski berada dalam situasi sulit.
Menurutnya, kerja keras yang ditunjukkan sepanjang pertandingan patut diapresiasi.
“Saya mengapresiasi pemain yang menjalani pertandingan sore ini dengan luar biasa. Walaupun kami kehilangan satu pemain, apa yang ditunjukkan para pemain sampai akhir laga sangat luar biasa,” ujar Khamid dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa penyesuaian taktik di babak kedua berjalan sesuai rencana, meski hasil akhir belum berpihak kepada timnya.
“Kami melakukan perubahan formasi dan beberapa pergantian pemain di babak kedua. Secara permainan itu berjalan cukup baik, tetapi hasil memang belum sesuai harapan,” lanjutnya.
Khamid juga menegaskan mental juang anak asuhnya tetap terjaga hingga laga berakhir.
“Pemain tidak mengenal lelah meskipun bermain dengan sepuluh orang. Ada beberapa peluang yang berhasil diciptakan, tetapi inilah sepakbola. Kami tidak bisa menambah gol. Terima kasih untuk perjuangan pemain,” katanya.
Sementara itu, perwakilan pemain Garudayaksa FC, Andik Vermansyah, mengakui hasil tersebut dan memberikan selamat kepada Adhyaksa FC. Meski demikian, ia menegaskan timnya tetap optimistis menatap sisa kompetisi.
“Kami para pemain saling percaya satu sama lain. Saya akui kami kalah dan selamat untuk Adhyaksa FC. Tapi untuk rekan-rekan di Garudayaksa, tetap semangat karena kami masih berada di peringkat pertama. Perjalanan kompetisi masih panjang dan kami yakin bisa terus bersaing,” kata Andik.
Kekalahan ini belum menggoyahkan posisi Garudayaksa FC di puncak klasemen sementara Pegadaian Championship dengan raihan 28 poin. Sementara itu, Adhyaksa FC terus membayangi di posisi berikutnya dengan koleksi 26 poin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









