Akurat

Dramatis, Sembilan Pemain Garudayaksa Curi Poin Penuh di Markas PSPS Pekanbaru

Endarti | 24 November 2025, 20:04 WIB
Dramatis, Sembilan Pemain Garudayaksa Curi Poin Penuh di Markas PSPS Pekanbaru
 
AKURAT.CO, Garudayaksa berhasil melalui pertarungan dramatis saat melakoni lawatan ke markas PSPS Pekanbaru dalam lanjutan Championship League 2025-2026.
 
Bagaimana tidak? Bermain dengan sembilan pemain, Garudayaksa sukses meraih poin penuh berkat kemenangan tipis 1-0.
 
Garudayaksa FC menantang tuan rumah PSPS Pekanbaru di pekan ke-12 Championship League 2025-2026 di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Riau, Senin (24/11).
 
Meski bertindak sebagai tim tamu, Garudayaksa FC tetap tampil menekan pertahanan PSPS Pekanbaru sejak awal laga.
 
 
Setidaknya selama 25 menit awal laga kombinasi serangan yang dikomandoi Everton Nacimento memborbardir gawang PSPS Pekanbaru. Namun, memang semua daya upaya yang dilakukan belum membuahkan gol.
 
PSPS Pekanbaru sendirj tidak mau terus ditekan. Di pengujung babak pertama, mereka mencoba bangkit dengan melayangkan serangan balik.
 
Namun memang hingga 45 menit babak pertama kedua tim tidak mampu mencetak gol. Skor imbang kacamata pun menghiasi papan skor.
 
Berlanjut pada babak kedua, Garudayaksa tetap menunjukkan dominasinya. Tim besutan Khamid Mulyono terus menyerang dan mencari gol pembuka.
 
Namun, nahas bagi Garudayaksa, terus menyerang bukan gol yang mereka dapat. Garudayaksa justru harus bermain dengan sepuluh pemain usai Birrul Walidain mendapat kartu merah langsung.
 
 
Unggul jumlah pemain pun dimanfaatkan oleh PSPS Pekanbaru. Mereka bangkit dengan menekan pertahanan Garudayaksa FC.
 
Pada menit ke-71 Reyhan Firdaus hampir membawa PSPS Pekanbaru unggul. Sayang, sepakannya masih bisa dihalau penjaga gawang Garudayaksa.
 
Asyik menekan PSPS Pekanbaru malah kemasukan gol. Agus Nova membuat publik PSPS Pekanbaru terdiam berkat golnya di menit ke-80. Gol ini membawa Garudayaksa unggul 1-0 atas PSPS Pekanbaru.
 
Tertinggal satu gol membuat PSPS Pekanbaru melipat gandakan serangan. Bahkan pertandingan seru tersaji di pengujung laga karena Garudayaksa harus bermain dengan sembilan pemain.
 
Penjaga gawang Garudayaksa Rudi Rajak mendapat kartu kuning kedua dan harus "mandi lebih cepat". Bahkan, imbas pelanggaran ini PSPS Pekanbaru mendapatkan penalti.
 
Menariknya, striker Garudayaksa, Everton Nacimento, harus menjadi menjadi penjaga gawang menggantikan peran Rudi Rajak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H