Wartawan Malaysia Diserang, Diduga karena Soroti FAM dan TMJ dalam Kasus Naturalisasi Pemain

AKURAT.CO, Jurnalis olahraga terkemuka Malaysia, Haresh Deol, mengalami serangan oleh orang tak dikenal di kawasan Bangsar, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (25/11/2025).
Haresh Deol yang saat ini bekerja untuk situs berita Malaysia, Twentytwo13, mengabarkan insiden ini sejurus setelah kejadian melalui akun X-nya.
"Saya diserang oleh dua orang, dengan satu orang lagi merekam video saya saat diserang," tulis Haresh Deol. "Saya baru saja melapor ke polisi."
Baca Juga: Pemalsuan Data Pemain Naturalisasi: Menpora Malaysia Peringatkan FAM Risiko Besar Jika Gagal di CAS
Haresh Deol mengaku hanya mengalami cedera minor. Sementara Kepolisian Malaysia dikabarkan sudah menahan seorang individu yang diduga pelaku serangan terhadap Deol.
Peristiwa ini cukup menghebohkan publik Malaysia karena Haresh Deol adalah salah satu wartawan paling aktif menyoroti skandal naturalisasi tujuh pemain Tim Nasional Malaysia.
Insiden ini juga membuat warganet Negeri Jiran kian berasumsi bahwa serangan terhadap Deol berhubungan dengan Pangeran Johor yang merupakan penanggung jawab Timnas Malaysia, Tunku Ismail Ibrahim yang akrab disapa TMJ.
TMJ adalah penanggung jawab Timnas Malaysia dalam program revolusi Harimau Malaya yang dilakukan sejak akhir tahun lalu.
Baca Juga: FIFA Ungkap FAM Mengaku Ubah Data 7 Pemain Naturalisasi Malaysia
Selain merekrut pelatih asal Australia, Peter Cklamovski, revolusi ini juga merekrut tujuh pemain naturalisasi yang diperkarakan FIFA.
Deol adalah figur yang paling awal dan terbuka mempertanyakan posisi Ismail Ibrahim di Timnas Malaysia utamanya sehubungan skandal naturalisasi tujuh pemain.
Persatuan Sepakbola Malaysia (FAM) sejatinya juga menjadi sasaran dugaan penyerangan terhadap Deol. Tak lain karena Deol juga mengkritik FAM dalam kasus ini.
Namun demikian, FAM melalui Pelaksana Tugas Presidennya, Datuk Wira Mohd Yusoff Hj Mahadi, merespons dengan mengecam tindakan yang dilakukan terhadap Deol.
"Persatuan Sepakbola Malaysia (FAM) menganggap serius laporan mengenai insiden yang melibatkan wartawan olahraga, Saudara Haresh Deol, yang diketahui telah diserang oleh dua pria di Bangsar, Kuala Lumpur, Selasa 25 November 2025," kata Mohd Yussof.
"FAM mengecam sekeras-kerasnya sebarang bentuk kekerasan, intimidasi atau ancaman terhadap individu siapapun, termasuk para wartawan yang memainkan peran penting dalam ekosistem olahraga negara."
FAM sendiri saat ini telah dihukum denda sebesar 350 ribu Franc Swiss oleh FIFA karena tuduhan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi.
Sementara terhadap tujuh pemain terlibat, FIFA menjatuhkan hukuman masing-masing 2.000 Franc Swiss dan larangan beraktifitas di dunia sepakbola selama 12 bulan.
FAM sejatinya sudah mengajukan banding namun ditolak oleh FIFA. Kini mereka sedang melakukan proses banding terakhir ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








