FIFA Luncurkan “FIFA Peace Prize”, Penghargaan Perdamaian yang Akan Debut di Piala Dunia 2026

AKURAT.CO Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) mengumumkan peluncuran penghargaan baru bernama FIFA Peace Prize, yang akan diberikan untuk pertama kalinya pada pengundian Piala Dunia 2026 di Washington, Amerika Serikat.
Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan penghargaan tahunan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap individu atau kelompok yang berkontribusi dalam memajukan perdamaian melalui sepak bola.
“Sepak bola berdiri untuk perdamaian. Atas nama seluruh komunitas sepak bola dunia, FIFA Peace Prize – Football Unites the World akan mengakui upaya besar mereka yang menyatukan manusia dan menumbuhkan harapan bagi generasi mendatang,” ujar Infantino dalam pernyataan resminya, Rabu (5/11).
Pengumuman tersebut disampaikan menjelang kehadiran Infantino di America Business Forum di Miami, acara yang juga dihadiri oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan bintang sepak bola Argentina Lionel Messi.
Meskipun FIFA belum mengungkap penerima perdana penghargaan ini, muncul spekulasi bahwa Trump bisa menjadi salah satu kandidatnya. Presiden AS itu dikenal memiliki hubungan dekat dengan Infantino dan dijadwalkan hadir dalam acara pengundian pada 5 Desember di Kennedy Center, Washington D.C.
Trump sebelumnya mengumumkan bersama Infantino bahwa pengundian Piala Dunia akan digelar di Kennedy Center. Sejak menjabat untuk masa keduanya pada Januari lalu, Trump beberapa kali menyebut dirinya pantas menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas perannya dalam “menyelesaikan sejumlah konflik dunia.” Namun, penghargaan tersebut akhirnya diberikan kepada Maria Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela.
Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang diselenggarakan di tiga negara tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Melalui FIFA Peace Prize, badan sepak bola dunia tersebut berharap dapat memperkuat pesan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, dapat menjadi sarana pemersatu dan pendorong perdamaian global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








