Ini Bantahan FIFA Terhadap Pembelaan Malaysia Atas Kasus Pemalsuan Dokumen Pemain Naturalisasinya

AKURAT.CO, FAM “Lawan” FIFA adalah tajuk yang dipilih oleh situs salah satu surat kabar Malaysia, Berita Harian, untuk menggambarkan respons Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) atas sanksi FIFA.
Ya, FIFA akhirnya merilis keputusan penuh tentang hukuman yang dijatuhkan kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia pada Senin (6/10).
Adapun ketujuh pemain tersebut adalah Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Baca Juga: FIFA Akhirnya Merilis Temuan dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Naturalisasi Malaysia
Sejumlah poin penting dikemukakan FIFA dalam dokumen tersebut. Di antaranya data kelahiran kakek dan nenek tujuh pemain bersangkutan yang ternyata tak memiliki hubungan dengan Malaysia.
FIFA juga merespons sikap Malaysia yang mempertanyakan perihal induk organisasi sepakbola dunia itu mengeluarkan sanksi padahal sebelumnya telah menyetujui naturalisasi tujuh pemain naturalisasi itu.
Tentang keberatan ini, FIFA mengatakan bahwa ketika tujuh pemain tersebut dinyatakan boleh membela Timnas Malaysia, mereka hanya menyebut bahwa “para pemain tampaknya layak” berdasarkan informasi yang diberikan pada waktu pendaftaran.
“Komite Disiplin FIFA menganggap bahwa Responden (FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia) menyatakan bahwa FIFA mengeluarkan konfirmasi tentang kelayakan para pemain adalah menyesatkan,” tulis FIFA.
Terhadap para pemain, FIFA menyebut bahwa mereka adalah penerima manfaat utama dari pemberian kewarganegaraan. Oleh sebab itu, Komite Disiplin FIFA merasa layak menjatuhkan hukuman yang dianggap “memadai”.
“Pemain adalah penerima manfaat utama dari penggunaan dokumentasi yang dimanipulasi dalam hal kelayakan, dan sehubungan dengan FAM secara efektif, ilegal, dan berhasil menikmati konsekuensi dari penggunaan tersebut, yang patut mendapatkan sanksi yang memadai,” tulis FIFA.
Baca Juga: Empat Pemain Naturalisasi Terkena Sanksi FIFA Datang ke Malaysia, Nantikan Penyelesaian
Selain itu FIFA juga membantah penjelasan FAM yang mengatakan bahwa perbedaan dokumen antara dua pihak disebabkan karena kesalahan teknis petugas yang ditugaskan untuk mendaftarkan naturalisasi pemain.
FIFA justru menyebut bahwa pendaftaran dokumen tersebut tak bisa dianggap sebagai kesalahan teknis semata karena poin tersebut adalah faktor paling menentukan untuk kelayakan kelolosan para pemain.
“Dampak pemalsuan tersebut sangat serius dan lebih dari sekadar masalah teknis seperti yang digambarkan termohon,” tulis FIFA.
Sejauh ini FIFA baru menjatuhkan sanksi denda sebesar 350 ribu Franc Swiss terhadap FAM dan masing-masing 2.000 Franc Swiss dan larangan beraktifitas di sepakbola selama 12 bulan terhadap setiap pemain.
Adapun FAM membantah penggambaran FIFA yang menyebut bahwa mereka dan para pemain menikmati hasil dari tindakan pemalsuan tersebut. Mereka bersiap mengajukan banding dan sudah menyiapkan dokumen yang mereka nilai cukup kuat untuk diajukan.
“FAM ingin menegaskan bahwa para pemain naturalisasi yang terlibat adalah rakyat Malaysia yang sah,” tulis FAM dalam keterangan resminya.
“FAM akan mengajukan banding resmi sehubungan keputusan ini, dan tetap berkomitmen mempertahankan integritas sepakbola negara berdasarkan fakta serta dokumen sahih.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








