Menpora Dito Buka Rakernas KONI dengan Tampung Aspirasi soal Permenpora 14/2024
Leo Farhan | 8 September 2025, 15:40 WIB

AKURAT.CO, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo menjadikan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI Pusat 2025 sebagai forum dialog terbuka.
Di hadapan ratusan peserta di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (6/9), Dito secara langsung mengajak pengurus cabang olahraga (cabor) dan KONI daerah menyampaikan aspirasi terkait Permenpora Nomor 14 Tahun 2024.
"Saya monitor, kemarin saat pembukaan ada aksi demo dan protes. Coba saya undang dua orang maju ke depan, silakan sampaikan aspirasi," kata Dito di sela arahannya.
Ajakan itu langsung disambut peserta Rakernas. Satu per satu perwakilan cabor dan KONI daerah maju ke panggung, menyampaikan keresahan mereka terkait aturan baru yang dinilai menimbulkan masalah di lapangan.
Diskusi Terbuka Bahas Polemik Permenpora
Menpora Dito mendengarkan seluruh keluhan dengan seksama. Diskusi pun berlangsung interaktif, di mana Menpora Dito bersama Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga, Surono menanggapi langsung persoalan yang diutarakan.
Menurut Dito, sejumlah persoalan muncul karena adanya miskomunikasi soal materi Permenpora, terutama terkait peran KONI dan kolaborasinya dengan dinas olahraga di daerah. Ia juga menyinggung soal minimnya sosialisasi.
"Padahal Kemenpora bersama Kemendagri sudah berulang kali mendorong agar sosialisasi dilakukan di daerah," jelasnya.
Soroti Pemda yang Salah Kaprah
Dito menyoroti praktik sejumlah pemerintah daerah yang menjadikan Permenpora sebagai alasan untuk tidak membayar gaji pegawai sekretariat KONI. Ia menegaskan, tenaga sekretariat maupun profesional keolahragaan berhak atas gaji.
Baca Juga: KONI Provinsi Kompak Tuntut Revisi Permenpora No 14, Menpora Dito Bisa Kena Judicial Review
"Mohon daftar pemerintah daerah yang tidak membayar gaji, disampaikan. Saya pastikan sebelum Rabu sudah ada teguran resmi, baik dari saya maupun dari Kemendagri," tegas Menpora Dito.
Komitmen Kemenpora Dengarkan Aspirasi
Dito mengapresiasi keberanian para pengurus KONI dan cabor menyuarakan aspirasinya. Ia menegaskan, Kemenpora terbuka dan siap menindaklanjuti masukan yang disampaikan.
"Saya sudah dengar semuanya. Membuat perubahan memang tidak mudah, pasti ada dinamika. Tapi kami akan lebih banyak mendengar lagi," katanya.
Untuk itu, Dito meminta jajaran Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga bersama Biro Hukum mengatur pertemuan lanjutan membahas polemik ini. Menurutnya, Rakernas KONI justru menjadi forum paling tepat karena dihadiri pengurus dari 38 provinsi.
"Semoga forum ini jadi langkah awal yang lebih baik. Prinsipnya, pintu Kemenpora selalu terbuka. Kita perbaiki bersama untuk masa depan olahraga Indonesia," pungkas Dito.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









