AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menanggapi kritik dari Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, perihal minimnya menit bermain pemainnnya di masing-masing klub.
Gerald Vanenburg melontarkan kritik karena dia melihat para pemain U-23 harus mendapatkan menit bermain lebih banyak.
Gerald Vanenburg memang sangat kecewa anak asuhnya jarang mendapatkan menit bermain di klub. Kalaupun ada yang bermain hanya di bawah 40 menit.
Baca Juga: Jens Raven Disorot karena Tak Cetak Gol, Gerald Vanenburg Sebut Kuatnya Pertahanan Laos
Terkait hal ini, Mauricio Souza memahami kesulitan yang dialami oleh Vanenburg. Sementara itu, Souza juga harus memikirkan agar terus memenangi pertandingan.
Sebagai solusi Mauricio Souza berharap adanya kompetisi lain di luar Super League. Dengan begitu akan ada kesempatan pemain-pemain U-23 bisa tampil maksimal.
“Kalau memang Indonesia merasa pemain U-23 kekurangan menit bermain, maka kita harus bikin kompetisi khusus U-23. Di Eropa atau Brasil tidak ada kewajiban memainkan pemain U-23 di liga," kata Souza saat ditemui di Persija Training Ground, Kamis (4/9).
Baca Juga: Indonesia U-23 vs Laos U-23: Banyak Peluang, Garuda Muda Hanya Bisa Main Imbang Tanpa Gol
Mauricio Souza menilai sejatinya pemain Timnas Indonesia U-23 bisa bermain seperti Piala Indonesia seperti di Brasil.
“Kalau mau mereka dapat menit bermain lebih banyak harus ada ajang seperti Piala Indonesia, mirip di Brasil. Dengan begitu ada dua kompetisi dan pemain muda bisa menjadi lebih banyak,” jelas Mauricio Souza.
Lebih lanjut, Mauricio Souza tetap mendukung penuh Pelatih Timnas Indonesia U-23. Ia berharap hasil baik didapatkan.
“Saya mengerti keluhan pelatih Timnas U-23, itu masalah nyata. Saya mendukung idenya tapi klub bisa menyelesaikan masalah itu sendiri dan harus ada kebijakan kompetisi,” ucap Souza membeberkan.
Sebelumnya, Timnas Indonesia U-23 ditahan imbang Laos 0-0 dalam matchday pertama Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Berikutnya, tim Merah Putih akan melawan Makau pada 6 September kemudian pada 9 September jumpa Korea Selatan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.