Akurat

Kuwait Malah Lawan Suriah setelah Batal Hadapi Timnas Indonesia, Erick Thohir Bakal Lapor AFC

Endarti | 29 Agustus 2025, 18:30 WIB
Kuwait Malah Lawan Suriah setelah Batal Hadapi Timnas Indonesia,  Erick Thohir Bakal Lapor AFC
 

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, tidak habis pikir oleh keputusan Kuwait yang memilih menerima tawaran uji coba dari Timnas Suriah di FIFA Matchday September ini.

Keheranan Erick Thohir ini sehubungan Kuwait yang memang secara mengejutkan membatalkan agenda uji coba melawan Timnas Indonesia. Laga ini sejatinya berlangsung pada 5 September 2025 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. 

Namun kini Kuwait justru diketahui bakal beruji coba melawan Suriah pada 8 September 2025. Hal ini diketahui melalui pengumuman dari akun Instagram Timnas Suriah @syrian.national.team pada Rabu (27/8/25) kemarin.

Baca Juga: Gantikan Kuwait, Taiwan Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday September

“Teman-teman media bisa lihat bahwa Kuwait melawan Suriah. Iya, kita tidak bisa apa-apa. Tentu, secara hitam di atas putih, secara ini, kita sudah punya approval," ucap Erick Thohir di Jakarta belum lama ini.

Erick dikabarkan akan mengadukan Kuwait ke AFC. Pada saat yang sama Erick berterimakasih kepada Federasi Sepakbola Taiwan yang sudah mau menggantikan Kuwait untuk beruji coba melawan Timnas Indonesia.

“Maka dari itu, kita akan lapor ke AFC. Tetapi, dengan waktu yang sangat sempit, saya juga berterima kasih ada negara yang ingin membantu kita untuk persiapan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia,” kata pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini.

Baca Juga: PSSI Pusing Cari Lawan Timnas Indonesia Usai Kuwait Mundur, Tunggu Kabar 1-2 Hari ke Depan

Erick Thohir sejatinya memang menginginkan laga uji coba di FIFA Matchday September ini sebagai persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

“Walaupun skemanya berbeda seperti yang kami harapkan. Kalau dulu kenapa kami ingin bermain dengan negara Timur Tengah? Karena untuk persiapan Oktober 2025," tukas Erick.

“Tapi, karena ada satu hal dan lain, kita harus cari solusi. Kita bertanding dengan Chinese Taipei yang kebetulan mereka juga menghormati undangan kita dalam waktu pendek. Mereka akan hadir pada 5 September 2025.”

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H