Akurat

Suporter Rusuh di Laga PSIM vs Persib, Erick Thohir Desak I.League Ambil Tindakan Keras

Endarti | 26 Agustus 2025, 18:41 WIB
Suporter Rusuh di Laga PSIM vs Persib, Erick Thohir Desak I.League Ambil Tindakan Keras

AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menunjuk I.League selaku operator kompetisi sepakbola Indonesia dan juga klub peserta Super League sebagai pihak yang bertanggung jawab imbas kerusuhan suporter selepas laga PSIM Yogyakarta melawan Persib Bandung.

Keributan antar suporter memang pecah selepas laga PSIM Yogyakarta melawan Persib Bandung yang berlansung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta, Minggu (24/8) kemarin.

Dalam insiden tersebut bus yang ditumpangi suporter Persib Bandung dirusak oleh oknum suporter lain. 

Baca Juga: Komdis PSSI: Persija Jakarta dan Persita Tangerang Paling Banyak Didenda karena Ulah Suporter

“Tanya ke I.League. Kami (PSSI) sudah menyerahkan secara penuh tanggung jawab ke I.League dan klub,” ucap Erick Thohir di Jakarta, Senin (25/8).

Erick menegaskan bahwa PSSI akan terus mengawasi langkah yang ditempuh oleh I.League. Dia menekankan PSSI punya tujuan utama untuk menjaga keselamatan suporter.

“Kami akan monitoring langkah-langkah apa yang akan dilakukan oleh I.League. Yang pasti kami berposisi sejak awal bahwa kami ingin menyelamatkan sepakbola Indonesia dan memastikan suporter pulang ke rumah dengan selamat,” tegas pria yang juga menjabat Menteri BUMN ini.

Erick Thohir memberi contoh langkah baik yang dilakukan Persija dalam bersinergi dengan suporternya, The Jakmania. Dia berharap inisiatif serupa juga diterapkan klub-klub lain di Indonesia.

Baca Juga: Larangan Suporter Tandang Masih Banyak Dilanggar, I.League Tegaskan Pelanggar Bakal Dihukum

“Saya apresiasi kemarin dari Persija melakukan self control dengan suporternya. Saya apresiasi dan saya berharap klub-klub di seluruh Indonesia mesti ada kerjasama yang baik dengan suporternya,”kata Erick.

Erick pun mengingatkan bahwa sepakbola Indonesia masih terus dipantau oleh FIFA. Untuk itu dia meminta I.League untuk bisa bersikap keras terhadap masalah ini.

“I.League harus punya policy yang benar-benar keras dan sesuai dengan pembicaraan dengan PSSI, kan kami juga sudah warning. Bahkan FIFA sudah me-warning, makanya kami bilang keras dan saya akan intervensi I.League,” tutup Erick.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
Reporter
Endarti
H